Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang sedang dalam proses produksi sebagai salah satu film drama Indonesia yang menyoroti isu keluarga, sejarah, dan identitas. Film ini diadaptasi dari novel terkenal karya Wisnu Suryaning Adji dan diproduksi oleh Matta Cinema Production dan Ruang Basbeth Bercerita. Proses syuting dimulai di Yogyakarta dengan arahan dari sutradara ismailBASBETH dan diproduksi oleh Nugroho Dewanto, Imran Hasibuan, dan Lyza Anggraheni.
Film ini mengambil sudut pandang yang jarang dieksplorasi dalam sinema Indonesia, yakni pengalaman keluarga Tionghoa-Indonesia yang menghadapi diskriminasi, trauma, dan dinamika antargenerasi. Cerita berputar pada Encek, seorang kepala keluarga yang berusaha meredefinisi hubungannya dengan orang terdekatnya di fase akhir hidupnya. Melalui konflik-konflik domestik, film ini menggali ingatan kolektif yang sering kali tersembunyi di dalam ruang keluarga.
Dalam film ini, kita akan melihat akting dari Ferry Salim sebagai tokoh utama, didukung oleh Melissa Karim, Verdi Solaiman, Nicholas Anderson, dan Jessy Davita. Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang menjanjikan pengalaman menonton yang mendalam dan reflektif mengenai sejarah, keluarga, dan identitas dalam konteks Indonesia modern.

