Megamendung Menjadi Pusat Konservasi...

Megamendung berkembang menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan ekosistem kawasan hulu.

Rumor tentang Yasser Arafat...

Opini Broto Wardoyo membahas bagaimana citra Yasser Arafat dibentuk oleh konflik narasi yang berkepanjangan.

Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Putusan MK 28/2026 Dinilai...

Ari Yusuf Amir menekankan bahwa audit kerugian negara harus dilakukan oleh lembaga yang berwenang yakni BPK.
HomeBeritaMeracik Bahan Kimia...

Meracik Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan

Lapangan Minyak Rokan: Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Produksi Minyak Indonesia

Sejak awal kemerdekaan, lapangan minyak di Indonesia, terutama Lapangan Minas di Wilayah Kerja Rokan, telah menjadi tulang punggung pasokan energi nasional. Dengan cadangan minyak awal mencapai 8,7 miliar barel, Lapangan Minas telah memberikan kontribusi signifikan dalam mencukupi kebutuhan energi Indonesia selama puluhan tahun.

Untuk tetap menjaga tingkat produksi, berbagai teknologi inovatif diterapkan di Lapangan Minas. Mulai dari metode injeksi air peripheral hingga teknologi perolehan minyak tingkat lanjut seperti Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR). Penerapan CEOR menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan produksi minyak di lapangan mature ini.

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), anak usaha Pertamina, telah secara intensif melakukan riset dan pengembangan terkait penerapan CEOR di Lapangan Minas. Melalui sinergi antara tim di WK Rokan, Technology Innovation and Implementation (TI&I) Persero, dan anak perusahaan terkait, PHR berhasil menemukan formulasi CEOR yang optimal untuk kondisi lapangan dalam negeri.

Proses pengembangan surfaktan sebagai komponen utama dalam teknologi CEOR bukanlah perjalanan singkat. Tim peneliti laboratorium Pertamina telah menguji ratusan sampel bahan kimia selama hampir dua tahun untuk menemukan formula yang sesuai dengan karakter reservoir di Wilayah Kerja Rokan.

Pada Juli 2025, melalui Proyek Surfactant Extended Stimulation (SES) di Lapangan Balam South, PHR berhasil meluncurkan resmi proyek CEOR di Lapangan Minas Area A. Langkah ini menegaskan komitmen PHR dalam mengoptimalkan produksi migas demi mendukung ketahanan energi nasional.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, mengakui pentingnya inovasi teknologi seperti CEOR untuk memperpanjang umur lapangan minyak mature seperti Minas. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan recovery factor, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.

Kesuksesan implementasi CEOR di Lapangan Minas menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, PHR berhasil mengembangkan formula surfaktan yang optimal untuk meningkatkan produksi minyak di lapangan mature seperti Rokan.

Dengan fokus pada riset, pengembangan, dan implementasi teknologi terbaru, PHR terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan produksi minyak di Lapangan Minas. Inovasi dalam sektor hulu migas menjadi cerminan dari potensi manusia Indonesia dalam menghadapi tantangan global di bidang energi.

Source link

Semua Berita

Polsek Pelangiran Dukung Swasembada Pangan 2026 dengan Tanam Jagung 1 Hektare

Polsek Pelangiran Tanam Jagung 1 Hektare Dukung Swasembada Pangan 2026 di Inhil Polsek Pelangiran Tanam Jagung Untuk Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026 Polsek Pelangiran bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa,...

Pemerintah Perlu Reformasi, Masyarakat Siap Beraksi

Kritik Tajam GMNI Indragiri Hilir terhadap Kondisi Ekonomi Nasional Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Indragiri Hilir mengeluarkan kritik pedas terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai semakin memprihatinkan. Kritik tersebut menyoroti sejumlah permasalahan yang memengaruhi masyarakat, seperti...

Megamendung Menjadi Pusat Konservasi dan Pemulihan Ekosistem

Megamendung berkembang menjadi pusat konservasi yang mendukung pemulihan ekosistem kawasan hulu.

Kategori Berita