Lapangan Minyak Rokan: Inovasi Teknologi untuk Meningkatkan Produksi Minyak Indonesia
Sejak awal kemerdekaan, lapangan minyak di Indonesia, terutama Lapangan Minas di Wilayah Kerja Rokan, telah menjadi tulang punggung pasokan energi nasional. Dengan cadangan minyak awal mencapai 8,7 miliar barel, Lapangan Minas telah memberikan kontribusi signifikan dalam mencukupi kebutuhan energi Indonesia selama puluhan tahun.
Untuk tetap menjaga tingkat produksi, berbagai teknologi inovatif diterapkan di Lapangan Minas. Mulai dari metode injeksi air peripheral hingga teknologi perolehan minyak tingkat lanjut seperti Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR). Penerapan CEOR menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan produksi minyak di lapangan mature ini.
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), anak usaha Pertamina, telah secara intensif melakukan riset dan pengembangan terkait penerapan CEOR di Lapangan Minas. Melalui sinergi antara tim di WK Rokan, Technology Innovation and Implementation (TI&I) Persero, dan anak perusahaan terkait, PHR berhasil menemukan formulasi CEOR yang optimal untuk kondisi lapangan dalam negeri.
Proses pengembangan surfaktan sebagai komponen utama dalam teknologi CEOR bukanlah perjalanan singkat. Tim peneliti laboratorium Pertamina telah menguji ratusan sampel bahan kimia selama hampir dua tahun untuk menemukan formula yang sesuai dengan karakter reservoir di Wilayah Kerja Rokan.
Pada Juli 2025, melalui Proyek Surfactant Extended Stimulation (SES) di Lapangan Balam South, PHR berhasil meluncurkan resmi proyek CEOR di Lapangan Minas Area A. Langkah ini menegaskan komitmen PHR dalam mengoptimalkan produksi migas demi mendukung ketahanan energi nasional.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, mengakui pentingnya inovasi teknologi seperti CEOR untuk memperpanjang umur lapangan minyak mature seperti Minas. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan recovery factor, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.
Kesuksesan implementasi CEOR di Lapangan Minas menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, PHR berhasil mengembangkan formula surfaktan yang optimal untuk meningkatkan produksi minyak di lapangan mature seperti Rokan.
Dengan fokus pada riset, pengembangan, dan implementasi teknologi terbaru, PHR terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan produksi minyak di Lapangan Minas. Inovasi dalam sektor hulu migas menjadi cerminan dari potensi manusia Indonesia dalam menghadapi tantangan global di bidang energi.

