Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bengkalis mengungkapkan keprihatinan terhadap kebiasaan tunda bayar belanja daerah yang terjadi secara berulang sejak tahun anggaran 2023 hingga 2025. Hal ini menunjukkan adanya kelemahan dalam tata kelola keuangan daerah dan kurangnya peran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD dalam menjaga disiplin fiskal APBD Bengkalis. PMII Bengkalis menekankan bahwa tunda bayar yang terjadi secara berulang seharusnya menjadi peringatan bagi pihak penyelenggara pemerintahan daerah, bahwa situasi ini harus diatasi dengan serius dan tidak dengan kebijakan yang meriah namun tidak berdampak nyata. Lebih lanjut, PMII juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa tunda bayar dapat menghambat program-program unggulan kepala daerah dan berpotensi merugikan belanja prioritas daerah seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan koreksi yang serius dan penanganan yang tepat agar kondisi ini tidak merugikan masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

