Kantor Camat Tapung di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar menjadi perhatian publik karena kondisinya yang dinilai tidak mencerminkan fasilitas pemerintahan yang layak. Dari pantauan di lokasi pada Minggu, terlihat sejumlah bagian bangunan yang kurang terawat, seperti cat dinding yang memudar, tanaman liar di beberapa sudut bangunan, dan lingkungan kantor yang tidak tertata dengan baik. Hal ini menimbulkan kesan minimnya perhatian terhadap pemeliharaan fasilitas pelayanan publik, yang seharusnya menjadi wajah pelayanan pemerintah di tingkat kecamatan.
Warga yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi merasa kecewa dengan kondisi kantor itu. Mereka menganggap bahwa kantor camat seharusnya terlihat rapi dan terawat, bukan malah memberi kesan kurang diperhatikan. Pertanyaan pun muncul di tengah masyarakat terkait perawatan aset milik Pemerintah Kabupaten Kampar, dengan harapan agar pemeliharaan gedung pemerintah dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas pelayanan publik.
Beberapa pihak juga menilai bahwa kondisi fisik bangunan tidak hanya soal estetika, tetapi juga mencerminkan manajemen dan pengawasan di tingkat kecamatan. Kurangnya perawatan dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera mengevaluasi fasilitas pelayanan publik, terutama di wilayah Tapung, untuk memastikan kantor pemerintahan benar-benar layak digunakan oleh masyarakat.
Namun, hingga saat ini, pihak kecamatan maupun dinas terkait di lingkungan pemerintah daerah Provinsi Riau belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana perbaikan atau pemeliharaan gedung tersebut. Semoga tindakan yang tepat segera diambil dalam rangka memperbaiki kondisi kantor Camat Tapung agar pelayanan publik dapat berjalan lebih baik dan profesional.

