Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaIbu-Ibu Seroja: Cerita...

Ibu-Ibu Seroja: Cerita Sukses Sentra Jamur Tiram

Di Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Dewi Murni (42) bertindak tidak hanya sebagai ibu rumah tangga yang sibuk, tetapi juga sebagai kader posyandu yang peduli dengan ekonomi keluarganya. Bersama dengan banyak perempuan di desa tersebut, Dewi merasakan keresahan karena keterbatasan modal dan waktu yang menghambat mereka dalam membantu perekonomian keluarga. Namun, harapan mulai muncul ketika Kelompok SEROJA dibentuk, sebuah inisiatif budi daya jamur tiram yang dipimpin oleh Dewi secara langsung. Kelompok ini mendapat bimbingan intensif dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk memastikan kesuksesan usaha mereka.

Sebelum bergabung dengan program ini, Dewi dan anggota kelompoknya merasa khawatir akan masa depan ekonomi mereka. Sebagai pedagang kue rumahan dengan penghasilan yang tidak menentu, Dewi sering kali merasa ragu tentang memulai usaha baru tanpa meninggalkan tanggung jawab keluarganya di rumah. Namun dengan dukungan modal awal dari PHR dan pelatihan teknis yang diberikan, Dewi dan anggota kelompoknya mulai belajar dalam hal teknik perawatan, pengendalian hama, dan manajemen kelompok yang profesional.

Pada awalnya, perubahan tidak terjadi dengan instan. Dewi dan kelompoknya berusaha keluar dari zona nyaman, belajar dan bekerja keras untuk merawat jamur tiram dengan teliti. Mereka mulai menerapkan sistem piket bergiliran untuk memantau perkembangan jamur. Hasilnya terasa, pendapatan dari budidaya jamur tiram telah menjadi sumber penghasilan baru bagi kelompok SEROJA. Namun, yang lebih penting bagi Dewi adalah perubahan sikap dan mental anggota kelompoknya.

Bukan hanya tentang mencari penghasilan tambahan, tapi juga tentang meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan dalam mengambil keputusan. Kelompok ini bahkan memiliki tujuan besar untuk menjadikan Desa Rimba Beringin sebagai Sentra Jamur Tiram untuk mengembangkan ekonomi lokal. Semangat dan kerja keras kelompok ini tidak luput dari perhatian PHR, yang melihat potensi besar dalam pemberdayaan perempuan dan masyarakat lokal. Diharapkan bahwa semangat Kelompok SEROJA dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain, menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat, potensi lokal dapat menjadi pendorong ekonomi yang luar biasa.

Tentang PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), perusahaan ini merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang fokus pada usaha hulu minyak dan gas bumi di Zona Rokan. Sebagai bagian dari Subholding Upstream, PHR telah berkomitmen untuk mengelola Zona Rokan dengan baik selama dua dekade ke depan. Di wilayah operasinya, PHR tidak hanya aktif dalam produksi minyak dan gas, tetapi juga dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan, dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan lingkungan.

Source link

Semua Berita

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Strategi Penting Bangun Ketahanan Bencana dari Perencanaan

Wamendagri Dorong Pembangunan Sistem Ketahanan Bencana Sejak Tahap Perencanaan Pada Forum for Sustainable Resilience bertema Integrating Institutions for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pembangunan sistem...

Kategori Berita