Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeBeritaWarga Sungai Jalau...

Warga Sungai Jalau dan Pemuda Demo DLHK Riau, Ajukan Evaluasi Aktivitas Galian C PT KKU

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau pada Selasa (10/3/2026). Mereka mengecam aktivitas galian C milik PT KKU yang dianggap meresahkan warga setempat. Aksi tersebut secara tegas mengungkapkan dampak negatif yang dirasakan akibat dari keberlangsungan tambang tersebut, seperti kerusakan jalan desa, penurunan air sumur warga, dan kerusakan lahan perkebunan masyarakat.

Koordinator aksi, DR. Muhammad Sar’i, SE, MM, AK, menyatakan kekhawatiran bahwa aktivitas tambang tersebut dapat mengganggu lingkungan sekitar pemukiman warga. Dia menunjukkan bahwa jalan desa mengalami kerusakan parah karena sering dilalui truk besar pengangkut material tambang. Selain itu, banyak sumur warga mulai mengalami kekeringan, situasi yang sebelumnya tidak pernah terjadi.

Warga Sungai Jalau juga menegaskan bahwa lahan perkebunan mereka mengalami kerusakan, dampaknya langsung terasa terhadap perekonomian masyarakat. Dalam aksinya, mereka menuntut agar DLHK Provinsi Riau segera mengevaluasi aktivitas PT KKU dan mengambil tindakan tegas apabila terdapat pelanggaran terhadap aturan lingkungan. Warga meminta pemerintah untuk tidak menutup mata terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang tersebut, dan siapapun yang merugikan masyarakat harus bertanggung jawab.

Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian, dan DLHK Provinsi Riau berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan dari warga dalam waktu dua minggu ke depan. Mereka juga merencanakan untuk mengundang masyarakat secara langsung guna berkoordinasi lebih lanjut terkait permasalahan yang dihadapi.

Source link

Semua Berita

Cerita Kader Sekar Melati Kawal Tumbuh Kembang Anak di Riau

Di Desa Rimba Beringin, Tapung Hulu, Kampar, seorang kader Posyandu bernama Nurmayani Lubis mengungkapkan rasa kebingungannya ketika melihat ibu-ibu yang khawatir karena anak-anak mereka mengalami masalah kesehatan. Namun, sejak mengikuti Program PHR Peduli Stunting (PENTING) yang diselenggarakan oleh PT...

Apresiasi Masyarakat Desa Sekayan pada Polres Inhil untuk Ungkap Kasus Narkoba

Di Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, warga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., beserta jajarannya atas keberhasilan dalam mengungkap kasus tindak pidana narkotika. Acara apresiasi tersebut berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di ruang...

Pihak Andoko Setijo Dikalahkan, Lahan 50 Hektar di Tapung Hilir

Pada tanggal 9 April 2026, pihak Ronny Granito Saing berhasil merebut kembali lahan sawit seluas 50 hektar di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir. Sebelumnya, lahan tersebut dikuasai oleh pihak Andoko Setijo yang diduga tidak memiliki dasar kepemilikan yang sah....

Kategori Berita