Di tengah perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 H, kru Pemadam Kebakaran dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) aktif memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai. Meskipun libur Lebaran, tim ini bertugas membantu memadamkan api yang melanda sejumlah titik di Dumai. Tim PHR bersiaga menghadapi berbagai isu operasional, termasuk kebakaran, dalam momen Lebaran. Mereka berkolaborasi dengan TNI-Polri, Damkar, Manggala Agni, dan unsur pemerintah daerah lainnya.
Cuaca panas dan angin kencang di Dumai memicu munculnya titik api di lahan gambut yang sulit dijangkau. Tim FERT PHR cepat bertindak untuk memadamkan api agar tidak merambah pemukiman warga. GM Zona Rokan, Andre Wijanarko, menegaskan komitmen PHR dalam menjaga keamanan lingkungan dan membantu masyarakat dalam menghadapi Karhutla. Karhutla di Tanjung Palas dan Mundam telah membakar ratusan hektare lahan, dan kabut asap mulai menyelimuti wilayah tersebut.
Upaya pemadaman terkendala oleh keterbatasan sumber air dan kondisi cuaca panas, namun petugas terus berjuang di lapangan untuk memadamkan api. Warga diminta untuk waspada terhadap dampak kabut asap dengan mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker. Tim gabungan juga harus melakukan teknik pendinginan hingga ke lapisan dalam tanah untuk memastikan api benar-benar padam. Meskipun berjuang di tengah kepulan asap, semangat para personel gabungan tetap tinggi demi menjaga wilayah tersebut aman dari kabut asap.
Tentang PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang hulu minyak dan gas bumi. PHR memiliki wilayah kerja Rokan seluas 6.200 km2 di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Mereka berkomitmen untuk menjalankan operasional WK Rokan selama 20 tahun dari 2021 hingga 2041. Selain memproduksi minyak dan gas, PHR juga aktif dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

