Pada Rabu, 1 April 2026, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, mengungkapkan bahwa negara seharusnya memberikan penghargaan kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia di Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) yang gugur akibat serangan Israel. Puan mendorong pemerintah dan TNI untuk memberikan penghormatan yang layak kepada para prajurit yang telah gugur, dengan memastikan hak-hak mereka sebagai pahlawan kemanusiaan dipenuhi. Menurutnya, pengorbanan prajurit TNI di Lebanon menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya membangun posisinya di dunia melalui pernyataan politik saja, tetapi juga dengan keberanian bertindak di garis depan dalam menghadapi konflik internasional. Dalam keterangan resminya, Puan menyampaikan dukacita mendalam atas kehilangan tiga prajurit yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan di Lebanon. Dia juga menekankan pentingnya memastikan bahwa pengabdian para prajurit yang gugur dapat memperkuat kesadaran nasional dan internasional, serta mengajak semua pihak untuk terus berupaya menciptakan perdamaian dunia.

