Duka Mendalam atas Kepergian dr. Myta Aprilia Azmy
JAKARTA – Kehilangan dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi, telah meninggalkan luka yang mendalam bagi komunitas kesehatan dan para pakar di bidang tersebut.
Salah satu yang turut merasakan kehilangan tersebut adalah Dokter Umum sekaligus influencer di dunia kesehatan, dr. Gia Pratama. Melalui unggahan terbarunya di akun Instagram, dr. Gia mengungkapkan rasa duka cita atas berpulangnya dr. Myta dan mendoakan agar almarhumah ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya sejawat kita, dr. Myta Aprilia Azmi. Semoga Allah menerima amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap dr. Gia.
Pesan Mendalam untuk Dokter Internship
Selain itu, dr. Gia juga memberikan pesan penting untuk para dokter internship yang saat ini masih aktif bertugas. Ia menyarankan agar tetap menjaga kesehatan, meskipun sebagai dokter muda yang sedang belajar dan mengabdi.
“Untuk teman-teman dokter internship, lelahmu valid. Sakitmu harus didengar. Keselamatanmu harus dijaga,” tegasnya.
Lebih lanjut, dr. Gia juga menegaskan bahwa dokter internship bukanlah semata mesin jaga atau tenaga kerja murah. Mereka adalah profesional muda yang sedang belajar, berjuang, dan memiliki keterbatasan.
“Teman-teman bukan tenaga kerja murah dan bukan mesin jaga. Dokter muda yang sedang belajar mengabdi tapi sekaligus manusia yang punya batas,” tambah dr. Gia.

