Jakarta Raya, Menakar Prestasi Olahraga dengan Ilmu
Menjadi juara dalam dunia olahraga tidak hanya bergantung pada bakat, tetapi juga dibangun melalui sistem pembinaan yang terstruktur. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Prof. Dr. H. Hidayat Humaid, M.Pd saat Pengukuhan Guru Besar Bidang Ilmu Kepelatihan Panahan di Universitas Negeri Jakarta.
Relevansi Strategis Panahan bagi Indonesia
Dalam konteks kepelatihan, Hidayat menyoroti keunggulan strategis panahan untuk Indonesia. Cabang olahraga ini menitikberatkan pada akurasi, konsistensi teknik, dan kontrol psikologis daripada faktor fisik seperti tinggi badan atau ukuran tubuh.
Hal ini membuka peluang bagus bagi Indonesia, di mana pembinaan atlet dapat difokuskan pada aspek teknis dan psikologis tanpa harus terpaku pada karakteristik fisik tertentu.
Kunci Keberhasilan dalam Panahan
Hidayat menekankan bahwa keberhasilan dalam panahan lebih bergantung pada akurasi, konsistensi teknik, stabilitas postural, dan faktor psikologis atlet. Bukanlah pada dimensi fisik atlet seperti pada cabang olahraga lain.
Dengan pendekatan yang berbasis sains seperti biomekanika, fisiologi olahraga, dan psikologi olahraga, pelatihan panahan di Indonesia dapat terus meningkatkan kualitasnya untuk meraih prestasi di tingkat dunia.
Potensi Panahan sebagai Cabang Unggulan
Hidayat melihat bahwa panahan memiliki potensi untuk menjadi cabang olahraga unggulan bagi Indonesia dalam meraih prestasi internasional. Dengan sistem pembinaan yang baik, dukungan kebijakan nasional yang tepat, dan fokus pada pengembangan aspek teknis dan psikologis, Indonesia bisa bersaing di tingkat dunia dalam cabang olahraga ini.
Perguruan tinggi juga diakui memiliki peran krusial dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang olahraga. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi dapat menjadi motor penggerak dalam pembinaan olahraga prestasi di Indonesia.

