Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeKriminalTrauma Siswa SD...

Trauma Siswa SD Korban Tabrak Motor di Depan SDIT Salsabila Bekasi

Kecelakaan di Depan SD IT Salsabila Bekasi: Kisah Tragis yang Menyisakan Trauma

Peristiwa tragis yang menimpa Kalandra, seorang siswa SD IT Salsabila di Kelurahan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi, masih meninggalkan dampak yang dalam. Insiden tersebut juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan sekolah dan menuntut keadilan bagi korban.

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan terjadi ketika Kalandra diantar oleh ibunya, Retno, ke sekolah pada pukul 07.00 WIB. Ibunya melepaskan Kalandra untuk menyeberang menuju gerbang sekolah dengan kepercayaan tinggi pada sistem keamanan sekolah. Namun, naas, sepeda motor yang dikendarai oleh Syahal, siswa SMA Muhammadiyah, datang dengan kecepatan tinggi dan menabrak Kalandra hingga terluka parah.

Syahal, siswa kelas X, diduga sedang terburu-buru untuk mengambil kartu ujian yang tertinggal di rumahnya. Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Hermina Bekasi untuk operasi darurat akibat luka parah di wajah.

Pertanyaan atas Sistem Pengamanan Sekolah

Keluarga korban mengecam sistem pengamanan sekolah dan mempertanyakan keberadaan petugas keamanan yang seharusnya membantu siswa menyeberang jalan. Video CCTV di lokasi kejadian juga tidak memperlihatkan keberadaan petugas saat kecelakaan terjadi, meninggalkan pertanyaan besar atas tanggung jawab sekolah.

Belum adanya tanggapan yang memadai dari pihak sekolah maupun keluarga pengendara motor yang terlibat membuat keluarga korban semakin tegas dalam menuntut keadilan. Apalagi pengendara motor diketahui masih di bawah umur dan tidak memiliki SIM.

Saat ini, proses hukum terus berjalan dan kepolisian juga sedang menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Harapannya, kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh lembaga pendidikan untuk lebih memperhatikan keamanan siswa pada jam-jam sibuk sekolah di Kota Bekasi.

Source link

Semua Berita

Sengketa Bisnis Fashion Bekasi: Kisah Perjuangan Rp300 Juta

Sengketa Bisnis Fashion Senilai Rp300 Juta Berujung ke Pengadilan Negeri Bekasi Sebuah sengketa bisnis di bidang fashion dengan nilai proyek lebih dari Rp300 juta kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Bekasi. Perselisihan ini melibatkan pelaku usaha Diah Lukitoningsih dengan Sheyla,...

Penampilan Wamen Sudaryono di Sidang TPPU Aset BUMD

JAKARTA RAYA – Kabar mengenai persidangan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait aset tanah milik badan usaha milik daerah (BUMD) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang telah menarik perhatian publik. Yang membuat heboh adalah pernyataan terdakwa bernama...

Tragis! 3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Cipayung: Legalitas UU Ketenagakerjaan dan Tanggungjawab Perusahaan

Tragedi Kecelakaan Kerja di Proyek Pipa Air Bersih Jakarta Timur Insiden tragis yang menewaskan tiga pekerja di dalam gorong-gorong proyek pembangunan pipa air bersih di Cipayung, Jakarta Timur, telah menyita perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT PAM Jaya. Gubernur...

Kategori Berita