Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeBeritaWarga Tapung Geruduk...

Warga Tapung Geruduk Warung Remang-remang, Minta APH Tutup Lokasi Prostitusi

Emak-Emak di Kampar Geruduk Warung Remang-Remang, Desak Penertiban Aparat

Puluhan emak-emak dari RT 20 RW 05 Dusun IV, Desa Gading Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menggelar aksi damai di sepanjang Jalan Lintas Sumatra pada Kamis (9/7/2026). Mereka menuntut aparat segera menertibkan tempat yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung.

Aksi yang dimulai pada sore hari tersebut melibatkan massa mayoritas ibu rumah tangga yang membawa spanduk berisi tuntutan. Kehadiran mereka menarik perhatian pengguna jalan di sekitar area aksi.

Tuntutan Warga

Warga menyampaikan keresahan atas keberadaan sejumlah warung yang diduga menyediakan perempuan untuk praktik prostitusi serta minuman beralkohol. Mereka menilai kondisi tersebut meresahkan masyarakat dan mengganggu ketenteraman lingkungan sekitar.

Salah satu spanduk peserta aksi menuliskan, “Apa kerja APH Kampar? Kami warga RT 20 Desa Gading Sari tidak setuju dengan maraknya cafe/warung esek-esek di daerah kami karena sangat meresahkan masyarakat.”

Aksi Damai

Saat tiba di salah satu warung yang menjadi sasaran aksi, massa berkumpul di depan bangunan tersebut. Seorang koordinator aksi menyampaikan orasi mempertanyakan kesetiaan warga terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dan aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas di lokasi-warung tersebut. Jika terdapat pelanggaran hukum maupun perizinan, mereka meminta penindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Aksi berlangsung tertib tanpa tindakan anarkis selama penyampaian aspirasi berlangsung. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atau Pemerintah Kabupaten Kampar terkait tuntutan warga. Upaya kontak dengan pihak terkait masih dilakukan untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan atas aksi tersebut.

Source link

Semua Berita

Maghrib Mengaji di Tembilahan Hulu: Polsek dan Mahasiswa KKN

Polsek Tembilahan Hulu Gelar Maghrib Mengaji untuk Anak-anak dan Remaja Polsek Tembilahan Hulu, Polres Indragiri Hilir, mengadakan kegiatan Maghrib Mengaji di Pondok Al-Insyirah pada Senin (20/7/2026) pukul 18.30 WIB. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Andrianto, S.H., M.H.,...

Polsek Sungai Batang: Upaya Mendorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat

Polsek Sungai Batang Mantap dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Di Indragiri Hilir, semangat untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus digelorakan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Batang, Polres Indragiri Hilir. Pada Senin (20/07/2026), Polsek Sungai...

Nobar Final Piala Dunia 2026 Sabak Auh: Meriah dan Kondusif

Kegiatan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Siak Pada Senin (20/7/2026) dini hari, Kepolisian Sektor (Polsek) Sabak Auh menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di Taman Datuk Syahbandar, Kampung Bandar Sungai, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak....

Kategori Berita