Emak-Emak di Kampar Geruduk Warung Remang-Remang, Desak Penertiban Aparat
Puluhan emak-emak dari RT 20 RW 05 Dusun IV, Desa Gading Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menggelar aksi damai di sepanjang Jalan Lintas Sumatra pada Kamis (9/7/2026). Mereka menuntut aparat segera menertibkan tempat yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung.
Aksi yang dimulai pada sore hari tersebut melibatkan massa mayoritas ibu rumah tangga yang membawa spanduk berisi tuntutan. Kehadiran mereka menarik perhatian pengguna jalan di sekitar area aksi.
Tuntutan Warga
Warga menyampaikan keresahan atas keberadaan sejumlah warung yang diduga menyediakan perempuan untuk praktik prostitusi serta minuman beralkohol. Mereka menilai kondisi tersebut meresahkan masyarakat dan mengganggu ketenteraman lingkungan sekitar.
Salah satu spanduk peserta aksi menuliskan, “Apa kerja APH Kampar? Kami warga RT 20 Desa Gading Sari tidak setuju dengan maraknya cafe/warung esek-esek di daerah kami karena sangat meresahkan masyarakat.”
Aksi Damai
Saat tiba di salah satu warung yang menjadi sasaran aksi, massa berkumpul di depan bangunan tersebut. Seorang koordinator aksi menyampaikan orasi mempertanyakan kesetiaan warga terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kampar dan aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas di lokasi-warung tersebut. Jika terdapat pelanggaran hukum maupun perizinan, mereka meminta penindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Aksi berlangsung tertib tanpa tindakan anarkis selama penyampaian aspirasi berlangsung. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atau Pemerintah Kabupaten Kampar terkait tuntutan warga. Upaya kontak dengan pihak terkait masih dilakukan untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan atas aksi tersebut.

