Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeKriminalDugaan Tindak Kriminal...

Dugaan Tindak Kriminal di KM Dharma Kartika V: Pelecehan dan Pengeroyokan

Dugaan Tindak Kriminal di Balik Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V: Kasus Pelecehan hingga Pengeroyokan di Atas Kapal

Jakarta Raya – Fasilitas mewah yang ditawarkan oleh KM Dharma Kartika V, kapal penumpang andalan untuk rute Surabaya – Lembar – Waingapu – Kupang, kini menjadi sorotan publik karena adanya dugaan tindak kriminal yang terjadi selama pelayaran menuju Kupang. Bukan masalah cuaca buruk atau gangguan teknis, melainkan keamanan penumpang yang tengah dipertanyakan.

Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Penumpang di Bawah Umur

Sedikitnya ada tiga kasus dugaan tindak pidana yang dilaporkan ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Mulai dari pelecehan seksual terhadap penumpang di bawah umur, pengeroyokan terhadap seorang pelajar, hingga pencurian handphone milik penumpang. Semua kasus tersebut terjadi dalam satu waktu dan masih dalam proses penyelidikan polisi.

Berdasarkan laporan, korban pelecehan seksual adalah seorang remaja berusia 17 tahun yang diduga mengalami tindakan tidak senonoh berulang kali oleh seorang terlapor di atas kapal. Kejadian tersebut dilaporkan saat kapal berada di perairan Sumba Timur dan telah ditindaklanjuti oleh pihak berwajib.

Pelajar Jadi Korban Pengeroyokan dan Dikurung di Karantina

Dilaporkan juga adanya kasus pengeroyokan terhadap seorang pelajar berusia 17 tahun di dalam kapal selama pelayaran. Korban mengalami luka memar dan nyeri akibat serangan beberapa orang di atas kapal. Setelah kejadian tersebut, korban disebut dibawa oleh petugas keamanan ke ruang karantina dan diborgol hingga kapal bersandar di Pelabuhan Tenau.

Dugaan Pencurian Handphone Selama Pelayaran

Kasus ketiga yang dilaporkan adalah dugaan pencurian handphone milik seorang penumpang yang tengah mengisi daya di fasilitas kapal. Korban kehilangan handphone-nya tanpa mendapatkan respons yang memadai dari petugas kapal. Masyarakat menuntut kejelasan dari pihak berwajib terkait serangkaian kejadian ini.

Polda NTT telah menerima laporan atas semua dugaan tindak kriminal di KM Dharma Kartika V. PT Dharma Lautan Utama, selaku operator kapal, belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian. Proses penyelidikan masih berlangsung.

Source link

Semua Berita

Yayasan Barzilai Tagih Wali Kota Bekasi terkait Lahan Kranji

Yayasan Barzilai Minta Ketegasan Wali Kota Bekasi terkait Sengketa Lahan RW 06 Kranji Yayasan Barzilai Karya Kasih meminta Wali Kota Bekasi segera mengambil tindakan terkait surat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang meminta verifikasi, pendalaman, dan penyelesaian sengketa lahan di...

Wali Kota Ngatiyana Bersihkan Cimahi dari Tramadol: Respons Gubernur Dedi

Wali Kota Cimahi Siap Bersihkan Kota dari Peredaran Tramadol Maraknya peredaran obat keras terlarang jenis tramadol di Kota Cimahi menjadi sorotan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menyikapi hal ini, Wali Kota Ngatiyana menegaskan kesiapannya untuk mengambil langkah taktis dalam membersihkan...

Pilot Muda Karawang Berprestasi Terlibat Kasus Hukum

Pilot Muda Berprestasi Asal Karawang Jadi Terdakwa Kasus Buronan Australia Suasana haru menyelimuti rumah keluarga Vidi Eskafaris Gumilang di Perumahan Griya Permai, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Siswa pilot berprestasi asal Karawang itu kini harus menjalani proses hukum di...

Kategori Berita