Persiapan Audrey Bianca Callista untuk mengikuti ajang Miss World ke-73 semakin matang. Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh Audrey Bianca dan Liliana Tanoesoedibjo, Audrey mengungkapkan komitmennya untuk membawa misi kemanusiaan yang kuat ke panggung Miss World nanti.
Menyuarakan Kemanusiaan Melalui Beauty with a Purpose
Sebagai Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca memilih untuk fokus pada pengadaan listrik di wilayah terpencil melalui program Beauty with a Purpose (BWAP). Desa Lete Palolo di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur menjadi sasaran program kemanusiaan yang diusungnya.
Dalam konferensi pers di iNews Tower, Audrey Bianca menyampaikan kepeduliannya terhadap ketimpangan infrastruktur yang masih terjadi di Indonesia. Hal ini terlihat dari ketergantungan warga desa pada lampu minyak untuk menerangi aktivitas mereka di malam hari.
Membangun Infrastruktur Listrik Berkelanjutan
Audrey Bianca dan Yayasan Miss Indonesia bekerja sama untuk menyediakan akses listrik yang lebih baik bagi Desa Lete Palolo. Mereka membangun infrastruktur listrik berkelanjutan dengan memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi.
Proyek ini tidak hanya memberikan listrik kepada warga desa, tetapi juga memberdayakan mereka dengan pembangunan aula serba guna dan pemasangan lampu di rumah-rumah warga. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Bukan hanya sekadar tugas kompetisi, Audrey Bianca melihat proyek ini sebagai upaya nyata untuk membuka peluang dan memberikan harapan kepada generasi masa depan di Sumba. Dengan misi yang kuat dan komitmen yang teguh, Audrey Bianca siap untuk berkompetisi dan menyuarakan pesan kemanusiaan di kompetisi Miss World ke-73.
Sumber: Sindonews
Source link
