Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeBeritaMenanggapi Anjloknya Harga...

Menanggapi Anjloknya Harga Kelapa melalui Kebijakan Nasional

Penanganan Anjloknya Harga Kelapa oleh Aktivis Indragiri Hilir

Menyikapi anjloknya harga kelapa di berbagai daerah di Indonesia, aktivis Kabupaten Indragiri Hilir, Saipudin Ikhwan atau Bung Boboy, angkat bicara. Menurutnya, situasi ini memerlukan respons cepat melalui kebijakan nasional yang dapat melindungi para petani kelapa. Hal ini tidak hanya terjadi di Indragiri Hilir, tetapi juga di sentra produksi kelapa lainnya di Indonesia. Dampaknya akan terasa lebih berat bagi daerah yang bergantung pada sektor perkelapaan, seperti kabupaten tersebut.

Bung Boboy mengapresiasi upaya pemerintah pusat dalam sektor perkelapaan, tetapi ia menekankan perlunya implementasi yang lebih tepat sasaran untuk menangani masalah yang dihadapi petani. Untuk itu, ia mengusulkan Tiga Agenda Nasional Penyelamatan Petani Kelapa.

Skema Perlindungan Harga

Pertama, ia menyarankan pembentukan skema perlindungan atau stabilisasi harga saat terjadi penurunan tajam dalam harga kelapa. Hal ini bertujuan untuk melindungi petani dari dampak negatifnya.

Pembangunan Industri Hilirisasi

Kedua, Bung Boboy mendorong percepatan pembangunan industri hilirisasi di daerah sentra produksi kelapa. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat menikmati nilai tambah dari sektor ini.

Pengembangan Akses Pasar

Terakhir, ia menekankan pentingnya memperluas akses pasar, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor. Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian penyerapan hasil panen petani dan meningkatkan daya saing mereka.

Bung Boboy juga mengajak anggota DPRD Provinsi Riau dan DPR RI dari daerah pemilihan Riau untuk terus mengawal aspirasi masyarakat agar menjadi perhatian pemerintah pusat. Bagi petani, bukan hanya solusi jangka pendek yang dibutuhkan, melainkan kebijakan yang dapat memperkuat sektor perkelapaan Indonesia dalam jangka panjang.

Source link

Semua Berita

Sinergi Pusat dan Daerah: Bupati Bengkalis di Rakornas Forkopimda Batam

Bupati Bengkalis Hadiri Rakornas Forkopimda di Batam Bengkalis, Nusaperdana.com - Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama jajaran Pemerintah Pusat serta Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Sumatera. Rakornas tersebut dihadiri langsung Menteri...

Polda Riau Juara Umum, Unggul di Enam Kategori Ketahanan Pangan

Polda Riau Sabet Juara Umum Ketahanan Pangan Polri Tahun 2026 Prestasi gemilang kembali diraih oleh Polda Riau di tingkat nasional. Polda Riau berhasil meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri Tahun 2026 setelah meraih prestasi dalam...

Kapolda Riau Resmikan Breeding Area Gajah Sumatera di PLG Minas

Komitmen Penguatan Perlindungan Gajah Sumatera di Riau Polda Riau bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah meresmikan Breeding Area Gajah Sumatera di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Minas, Kabupaten Siak. Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting,...

Kategori Berita