Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaKisah Kontrakan: Kejutan...

Kisah Kontrakan: Kejutan Ketenaran yang Tak Terduga

Kasus Mutilasi di Depok: Fakta Mencengangkan yang Terungkap dari Penyidikan

Pembunuhan yang disertai mutilasi di Depok yang menewaskan Kunaefi (51) terus menjadi sorotan publik. Pelaku yang diduga adalah Saepul alias Saepullah (26) saat ini tengah menjadi target penyelidikan polisi terkait motif di balik aksi keji tersebut.

Perkenalan Melalui Media Sosial

Dari hasil penyidikan sementara, diketahui bahwa hubungan antara pelaku dan korban dimulai dari perkenalan melalui media sosial. Keduanya kemudian bertemu di kontrakan Saepul di kawasan Cipayung, Kota Depok, pada 23 Juli 2026.

Benang Merah dari Komunikasi Digital

Polisi mengungkap bahwa Saepul dan Kunaefi sebelumnya berkenalan lewat media sosial sebelum memutuskan untuk bertemu langsung di kontrakan. Meski muncul berbagai spekulasi mengenai hubungan keduanya, polisi menegaskan bahwa pemeriksaan menyatakan keduanya hanya saling mengenal secara kaku.

Kepala Tim Khusus 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan bahwa hubungan Saepul dan Kunaefi tidak lebih dari sekadar kenal-kenalan.

Dari Ajakan untuk Berbincang Hingga Kekerasan Tragis

Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, Saepul mengundang Kunaefi ke kontrakannya dengan tujuan awalnya hanya ingin ditemani untuk berbincang. Namun, situasi berubah menjadi pertengkaran yang berujung pada kekerasan. Saepul mengklaim bahwa perselisihan terjadi setelah korban melakukan tindakan yang tidak diinginkannya dan akhirnya menyerang korban dengan pisau.

Polisi menduga korban mengalami luka tusukan di bagian perut dan leher yang menyebabkan kematian Kunaefi.

Demikianlah sejumlah fakta mencengangkan dari kasus mutilasi di Depok yang sedang ramai diperbincangkan. Penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kebenaran di balik peristiwa tragis ini.

Source link

Semua Berita

Pengedar Ganja Ditangkap di Biak Papua, Polisi Sita 1 Kg

Dua Pengedar Ganja Ditangkap di Pelabuhan Biak dengan 1 Kg Barang Bukti Pada Sabtu, 12 September 2026, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga sebagai penyelundup dan pengedar ganja di Pelabuhan Biak. Kedua tersangka tersebut...

Pusat Data dan Sistem Pembayaran Kini Menjadi Bagian dari Ketahanan Pertahanan

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Wapres Gibran Minta Maaf: Jenguk Korban Keracunan MBG Karo

Wapres Gibran Raka Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Karo Wapres Gibran Raka Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Sumatra Utara Pada Jumat, 11 September 2026, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi siswa yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis...

Kategori Berita