Pria dengan Perut Buncit Berisiko Hormon Testosteron Rendah
Memasuki usia 30-an, banyak pria mulai merasa khawatir dengan perut buncit yang semakin melebar. Meskipun banyak yang menganggapnya sebagai hal yang wajar karena faktor metabolisme atau gaya hidup, namun sebenarnya ada dampak serius yang bisa mengancam keperkasaan dan vitalitas pria.
Dokter Spesialis Urologi dan edukator kesehatan, dr. Andika Afriansyah, memberikan penjelasan bahwa penumpukan lemak di area perut tidak boleh dianggap enteng. Lemak visceral pada pria dewasa memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar hormon testosteron.
Mengubah Testosteron Menjadi Estrogen
“Perut buncit bisa membuat kadar hormon testosteron dalam darahmu menurun. Ini adalah fakta yang sebenarnya terjadi dalam tubuh kita,” ujar dr. Andika. Ia menjelaskan bahwa jaringan lemak di perut pria usia 30-an memiliki enzim khusus yang dapat mengubah testosteron menjadi hormon estrogen, yang biasanya lebih dominan pada wanita.
“Lemak di perut pria usia 30-an memiliki kemampuan mengubah testosteron menjadi hormon wanita, yaitu estrogen. Semakin besar perut, semakin banyak testosteron yang ‘dicuri’,” tambahnya.
Mengatasi Permasalahan Hormon Testosteron
Untungnya, kondisi ini tidak bersifat permanen. dr. Andika membagikan empat cara untuk mengatasi masalah ini dan mengembalikan kadar hormon testosteron secara alami, yaitu:
- Pangkas Konsumsi Gula: Mengurangi konsumsi gula dapat membantu menurunkan kadar lemak tubuh, sehingga membantu meningkatkan kadar testosteron.
Sumber : link sumber

