Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaAncaman Karhutla di...

Ancaman Karhutla di Kubu Raya: Kapolda Kalbar Ungkap Bara Api di Bawah Tanah

Karhutla Kubu Raya: Ancaman Bara di Bawah Tanah

Pontianak, VIVA – Kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lahan gambut seluas 20 hektare di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Meskipun upaya pemadaman api utama telah dilakukan, petugas masih berjuang melawan ancaman bara yang tersembunyi di dalam tanah.

Perhatian pada Bara di Dalam Gambut

Kapolda Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Alberd Teddy Benhard Sianipar, menyoroti keberadaan bara di dalam lapisan gambut yang dapat memicu munculnya kembali titik api jika tidak ditangani dengan cepat.

“Masih ditemukan sisa-sisa bara api di dalam gambut yang berpotensi membesar kembali jika tidak segera ditangani secara intensif,” ujarnya pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Penanganan Karhutla di Lokasi Kejadian

Alberd langsung turun tangan untuk memimpin penanganan karhutla di area Jalan Parit Seruat, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Setelah dilakukan pengecekan lapangan, diperkirakan luas lahan yang terkena dampak kebakaran mencapai 20 hektare. Meski api utama berhasil dipadamkan, bara masih terdeteksi di sejumlah bagian lahan gambut.

Personel gabungan terus melakukan proses pendinginan secara intensif. Kapolda memobilisasi personel Polda Kalbar dan bantuan bawah kendali operasi (BKO) untuk memastikan tidak ada sisa bara yang dapat menyebabkan kemunculan titik api baru.

Ditambahkan bahwa dialog dengan masyarakat di sekitar lokasi karhutla dilakukan untuk memahami kondisi mereka. Kapolda memberi imbauan agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang panas dan kering.

Upaya penanganan karhutla harus terus dilakukan hingga selesai, karena cuaca panas dan kering berpotensi memicu kebakaran kembali. Pendekatan inklusif terhadap masyarakat setempat diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan bahaya karhutla.

Demikianlah laporan terkini terkait karhutla yang melibatkan Kapolda Kalimantan Barat dan tim penanganan gabungan di Kabupaten Kubu Raya. (Ant)

Source link

Semua Berita

17 Penerbangan Batal Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Kembali Normal

Bandara Supadio Kembali Normal Setelah Karhutla Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB Bandara Supadio Kembali Normal Pasca Gangguan Karhutla Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya mulai kembali normal setelah sebelumnya terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran...

Ancaman Pandemi Baru: Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Indonesia Siap Hadapi Potensi Pandemi Baru dengan Strategi Vaksin dalam 100 Hari Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan munculnya pandemi baru di masa depan. Fokus utamanya adalah mempercepat pengembangan vaksin agar dapat diproduksi dalam skala besar hanya dalam...

Gus Alex Bongkar Suap Anggota Panja DPR Rp1.500!

Geger: Gus Alex Ungkap Beri 24 Anggota Panja DPR 1.500 Riyal per Orang karena Diminta Uang Oleh-Oleh Persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 semakin memanas dengan pengungkapan fakta mengejutkan. Terdakwa Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex mengungkap bahwa...

Kategori Berita