Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaDesa Sade Bangkit...

Desa Sade Bangkit Kembali: Tradisi Warga Kampung Adat







Warga Kampung Adat Sade Mulai Bangun Kembali Rumah Adat dan Masjid Pasca <a href="https://indojpnn.net/2026/09/02/detik-detik-sedan-terbakar-di-tol-jorr-diduga-korsleting-listrik/">Kebakaran</a>

Warga Kampung Adat Sade Mulai Bangun Kembali Rumah Adat dan Masjid Pasca Kebakaran

Warga Kampung Adat Sade Jalani Tradisi Nyemulak untuk Rekonstruksi

Pada Kamis, 3 September 2026, warga Kampung Adat Sade Desa Rambitan di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, melaksanakan Tradisi Nyemulak (Tanam Tiang) sebagai langkah awal untuk membangun kembali Rumah Adat Sasak dan Masjid Sade yang sebelumnya terbakar.

Menurut Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, pembangunan ini dimulai pada bulan Maulid Nabi Muhammad sebagai kesempatan terbaik. Dia mengapresiasi donatur yang telah mendukung rekonstruksi kampung adat tersebut.

Kesabaran dan Transparansi dalam Proses Rekonstruksi

Gubernur NTB, Lalu M Iqbal, menyatakan bahwa pemasangan tiang pancang pertama dalam Tradisi Nyemulak ini merupakan langkah awal yang harus diikuti dengan kesabaran. Ia menekankan perlunya adanya satgas dan rekening bersama untuk pengelolaan bantuan agar transparan.

Koordinator Rekonstruksi Rumah Adat Sade, Lalu M Faozal, memastikan bahwa proses rekonstruksi dilakukan sesuai dengan musyawarah bersama warga setempat. Sejumlah bangunan, termasuk rumah adat, gazebo, dan masjid, akan dibangun ulang dengan perencanaan yang lebih aman.

Jumlah Bangunan yang Akan Dibangun Kembali

Faozal juga menyebutkan bahwa terdapat 75 rumah adat, 8 berugak, 6 sekenam, satu masjid, dua toilet, dan 69 artshop yang terdampak kebakaran. Proses pembangunan dimulai pada hari itu dan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana rekonstruksi.


Source link

Semua Berita

Momen Akrab Prabowo dengan Putin dan Xi Jinping di KTT BRICS

Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dan berbincang dengan tiga pemimpin negara di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi, India, Sabtu, 12 September 2026. Percakapan itu melibatkan Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin,...

Pengedar Ganja Ditangkap di Biak Papua, Polisi Sita 1 Kg

Dua Pengedar Ganja Ditangkap di Pelabuhan Biak dengan 1 Kg Barang Bukti Pada Sabtu, 12 September 2026, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga sebagai penyelundup dan pengedar ganja di Pelabuhan Biak. Kedua tersangka tersebut...

Pusat Data dan Sistem Pembayaran Kini Menjadi Bagian dari Ketahanan Pertahanan

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Kategori Berita