Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaFebrie Adriansyah Diperiksa...

Febrie Adriansyah Diperiksa Kembali, Pengacara Bongkar Kejanggalan

Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Sebagai Tersangka Oleh Kejagung

Pada Selasa, 8 September 2026, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, kembali menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Tim 9 Kejagung melakukan pemeriksaan terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan kasus Asabri dan Jiwasraya.

Pemeriksaan Terkait Status sebagai Tersangka

Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah, menyatakan bahwa kliennya dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka. Febri menegaskan bahwa pihaknya akan tetap kooperatif dan menghormati proses hukum yang berlangsung, meskipun heran dengan dasar pemanggilan pemeriksaan tersebut.

Dasar Pemanggilan Febrie

Pemanggilan Febrie terkait dengan penetapan tersangka yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya serta dua putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Febrie dijerat sebagai tersangka dalam perkara dugaan TPPU terkait emas 74 kilogram dan valuta asing senilai Rp476 miliar, serta kasus korupsi PT Asabri.

Di sisi lain, dua perkara lainnya yang melibatkan Febrie, yakni dugaan korupsi anak usaha PT Krakatau Steel dan batu bara yang memicu blackout, Febrie masih berstatus sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Kejagung tengah mengusut sejumlah kasus lainnya, termasuk korupsi batu bara yang memicu blackout, dugaan korupsi anak usaha PT Krakatau Steel, dan dugaan TPPU PT Asabri. Kejagung juga mengeluarkan surat perintah penyidikan baru terkait dugaan TPPU untuk mengungkap asal-usul temuan emas dan valuta asing senilai Rp476 miliar.

Source link

Semua Berita

Hal Sepele, Siswa SMA di Garut Ditembak Senapan Angin

Polisi menangkap MH (19), tersangka penembakan seorang siswa SMA dengan senapan angin dalam acara pertemuan alumni sekolah di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Berdasarkan pemeriksaan awal, aksi tersebut dipicu perasaan tersinggung setelah MH merasa diabaikan dan tidak dihargai oleh orang-orang...

Lokasi Penemuan Mayat di Kendal Dipastikan Bukan Dapur MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) membantah keterkaitan antara bangunan tempat ditemukannya jenazah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN menegaskan bangunan tersebut bukan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun dapur MBG. Klarifikasi itu disampaikan...

Cerita Korban Investasi Emas, Rugi Miliaran Seret JC dan KL

Sebanyak 86 orang melaporkan dugaan penipuan investasi emas dan perak yang menyeret PT Divine Gems and Jewellery ke Bareskrim Polri pada Jumat (9/10/2026). Para pelapor memperkirakan total kerugian dalam perkara tersebut mencapai Rp25 miliar. Dalam laporan itu, tiga influencer...

Kategori Berita