Alyssa Daguise dan Al Ghazali memperketat kemunculan putri mereka, Soleil Zephora Ghazali atau Baby Soso, di media sosial setelah wajah bayi tersebut tanpa sengaja terekspos ke publik. Keputusan itu diambil agar Baby Soso tidak lagi tampil dalam vlog milik orang lain, termasuk konten yang dibuat oleh anggota keluarga.
Wajah Baby Soso Muncul dalam Vlog
Wajah Baby Soso sebelumnya terlihat dalam salah satu vlog yang diunggah Maia Estianty. Video tersebut kemudian dihapus. Namun, bagian yang menampilkan wajah putri Alyssa dan Al Ghazali sudah lebih dulu tersebar luas melalui media sosial.
Penghapusan video tidak serta-merta menghentikan peredaran cuplikan tersebut. Materi yang telanjur beredar membuat Alyssa mengambil langkah untuk memantau kemungkinan munculnya kembali wajah putrinya di berbagai akun.
Model berusia 28 tahun itu bahkan meminta bantuan warganet. Ia mengajak publik memberi tahu dirinya jika menemukan akun yang kembali menyebarkan wajah Baby Soso.
“Yang udah info aku soal ‘vlog’ makasih ya. Tolong kalau ada yang spill kabarin aku huh makasih semua. Aku sedih banget huaaa,” tulis Alyssa Daguise.
Penampilan di Media Sosial Diperketat
Unggahan tersebut memperlihatkan kesedihan Alyssa setelah wajah Baby Soso tersebar. Ia sebelumnya menyampaikan respons kepada warganet yang memberikan informasi mengenai kemunculan putrinya dalam vlog tersebut.
Setelah kejadian itu, Alyssa bersama Al Ghazali memutuskan untuk memperketat penampilan Baby Soso di media sosial. Salah satu langkah yang dipastikan adalah membatasi agar sang putri tidak lagi muncul dalam vlog orang lain, termasuk unggahan dari pihak keluarga.
Keputusan tersebut menjadi tindak lanjut setelah cuplikan dari vlog Maia Estianty menyebar, meski video aslinya telah dihapus. Alyssa juga tetap membuka kemungkinan menerima laporan dari warganet apabila wajah putrinya kembali ditemukan dalam unggahan lain.
Dengan kebijakan itu, kemunculan Baby Soso dalam konten digital akan lebih dibatasi oleh kedua orang tuanya. Untuk saat ini, perhatian Alyssa dan Al Ghazali tertuju pada upaya mencegah wajah putri mereka kembali tersebar di media sosial tanpa kendali.

