Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaBupati Kasmarni Menerima...

Bupati Kasmarni Menerima Piala Adipura atas Penghargaan Seluruh Masyarakat Bengkalis

Nusaperdana.com, Jakarta – Piala Adipura sebagai kota kecil terbersih kembali diraih Kabupaten Bengkalis. Selasa, 5 Maret 2024. Bupati Kasmarni menerima langsung Adipura yang diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Direktorat Penanganan Sampah.

Setelah penginputan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) serta memenuhi sejumlah kriteria dari Tim Adipura Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jendral Pengolahan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun. Kabupaten Bengkalis dinobatkan sebagai Kota Kecil Terbersih bersama 105 Kabupaten/Kota lainnya.

Bupati Kasmarni usai menerima penganugerahan Adipura menyebutkan ini merupakan penghargaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis, telah menjaga lingkungan hingga berhasilnya Negeri Junjungan menyabet penghargaan di tertinggi dibidang lingkungan.

“Selama tiga tahun terakhir ini Pemkab Bengkalis berpacu dalam menata lingkungan, dan Alhamdulillah hari ini kita menerima hasilnya,” kata Kasmarni.

Menurut Bupati perempuan pertama di Riau ini, untuk meraih penghargaan Adipura merupakan suatu hal yang sulit, karena ada perubahan pola termasuk indikator penilaiannya.

Namun lanjut Bupati bergelar Kanjeng Mas Tumenggung ini bukan tidak mungkin dan sudah dibuktikan oleh Kabupaten Bengkalis, bahkan bukan kali pertama.

Untuk itu, Bupati berharap, semua perjuangan yang dilakukan dalam menata serta menjaga lingkungan terus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat hingga kedepan Bengkalis kembali memperoleh Adipura hingga ke kategori Adipura Kencana.

“Saya berharap ini bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat, untuk berbuat yang terbaik bagi lingkungan,” tutupnya.

Dalam penganugerahan itu, dijelaskan Menteri LHK Siti Nurbaya 5 Kabupaten Kota menerima Adipura Kencana, 106 Kabupaten/Kota menerima Plakat, dan 51 Kabupaten/Kota penerima Sertifikat Adipura.

“Hasil Adipura mengalami kemajuan, peningkatan daerah 32,5 persen dari 80 kabupaten tahun lalu jadi 106 tahun ini. Hasil penilaian 63 daerah mengalami peningkatan kinerja pengolahan sampah kinerja 2023,” ungkap Siti Nurbaya.

Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebutkan pada sistem penanganan sampah, di Indonesia tidak bisa lagi dilaksanakan secara konvensional.

Pemerintah Daerah diharapkan agar melaksanakan penanganan sampah terintegrasi dari hulu ke hilir,” pinta Wapres Ma’ruf Amin.

Rencananya piala kebanggaan masyarakat Kabupaten Bengkalis itu bakal diarak di pulau Bengkalis pada Jumat, 8 Maret 2024 mendatang, dimulai dari Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis oleh Bupati Kasmarni, Forkopimda, siswa sekolah serta masyarakat.

Turut terlihat hadir mendampingi Bupati Kasmarni dalam penerimaan Adipura tahun 2023 itu Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis Basuki Rakhmad, Kadis Perkim Supardi, Kadis PUPR Ardiyansyah, Kadis Kominfotik Suwarto.

Lalu Kadis Pendidikan Hadi Prasetyo, Kadis Parbudpora Edi Sakura, Kadis Perindag Zulpan, Kepala Bappeda Rinto, Kepala Bapenda Syahruddin, Kepala BKPP Djamaluddin, Kabag Prokopim Syafrizal.**

Semua Berita

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Strategi Penting Bangun Ketahanan Bencana dari Perencanaan

Wamendagri Dorong Pembangunan Sistem Ketahanan Bencana Sejak Tahap Perencanaan Pada Forum for Sustainable Resilience bertema Integrating Institutions for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pembangunan sistem...

Kategori Berita