Thursday, January 15, 2026

Pipa Gas PT TGI...

Telah terjadi kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun...

Pamer Cincin Kawin Rully...

Rully Anggi Akbar dengan tegas membantah rumor yang menyebut bahwa dia dan istrinya,...

Lima Orang Dilaporkan ke...

Dugaan penyerobotan lahan sawit berskala besar mencuat di Kabupaten Kampar, Riau. Lima orang...

Makanan Rawan Mikroplastik yang...

Mikroplastik, sebagian besar dikenal hadir dalam makanan laut, namun penelitian menunjukkan bahwa mereka...
HomePolitikSiapa yang Layak...

Siapa yang Layak Menjadi Pendamping RK dalam Pilkada DKI Jakarta?

Koalisi Indonesia Maju (KIM) hampir dipastikan akan mencalonkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), sebagai kandidat gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa KIM saat ini sedang merancang siapa yang akan menjadi pendamping RK.

“Kita tunggu saja ya. Mungkin dalam waktu yang tidak terlalu lama, nama pendamping RK akan diumumkan ke publik. Akan sekitar satu atau dua hari,” ujar Dasco kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (6/8) lalu.

Selain Gerindra, KIM juga terdiri dari Golkar, Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan beberapa partai nonparlemen lainnya. Menurut Dasco, ada kemungkinan pendamping RK berasal dari partai di luar KIM.

Dilansir dari Kompas.id, salah satu politikus KIM mengungkapkan bahwa ada tiga nama yang sedang dipertimbangkan sebagai pendamping RK, yaitu mantan istri Ahok, Veronica Tan, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu, dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.

Sebelumnya, elit KIM membahas pembentukan KIM Plus dengan tujuan untuk menciptakan satu pasangan calon tunggal di DKI. KIM Plus akan terbentuk jika PKS, NasDem, atau Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa bergabung. Ketiga partai itu telah mendeklarasikan dukungan untuk Anies Baswedan.

Pengamat politik dari Citra Institute, Yusak Farchan, menyatakan bahwa pencalonan RK sebagai gubernur DKI Jakarta membuat Babah Alun tersingkir dari calon wakil gubernur dari Golkar. Kemungkinan besar, kursi cawagub akan diberikan kepada partai di luar KIM.

Sementara itu, peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menambahkan bahwa terdapat tiga faktor penting yang harus dipertimbangkan oleh RK dalam memilih pendamping, yaitu representasi partai, representasi sosial, dan logistik atau pendanaan. Saidiman menyarankan RK untuk memilih pendamping yang dapat mewakili gagasan KIM Plus, memiliki penetrasi ke massa pendukung Anies, dan memiliki dukungan logistik yang cukup untuk kampanye di Jakarta.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita