Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaImplementasi Terbaik Pengelolaan...

Implementasi Terbaik Pengelolaan Aset dari SKK Migas: Temuan Menjanjikan

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendapat penghargaan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai The Best Asset Custodianship Implementation dalam acara Transformasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Hulu Migas dan peluncuran Aplikasi Sistem Informasi SKK Migas di Jakarta. Penghargaan ini merupakan yang ketiga bagi PHR pada tahun 2024 setelah sebelumnya meraih penghargaan lain dalam pengelolaan aset. Asset Custodianship yang diterapkan PHR bertujuan untuk memastikan keamanan, kualitas informasi, dan kepatuhan dalam pengelolaan aset. Dukungan penuh dari Manajemen PHR turut mendukung implementasi konsep Asset Custodianship. PHR juga memiliki sistem terpadu dan telah menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat pengamanan aset. Selain itu, PHR rutin melaporkan aset kepada SKK Migas secara tepat waktu dan sesuai kondisi. PT Pertamina Hulu Rokan merupakan salah satu kontraktor kerja sama (KKS) Hulu Migas di Provinsi Riau dengan jumlah aset BMN terbesar di Indonesia, sekitar 130 ribu aset yang tersebar di area seluas 6,400 km persegi.

PHR merupakan anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang hulu minyak dan gas bumi dan telah menjalankan alih kelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. PHR akan mengelola WK Rokan selama 20 tahun, dari 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan meliputi 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau dengan 80 lapangan aktif, 11.300 sumur, dan 35 stasiun pengumpul. PHR juga aktif dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan lingkungan.

Semua Berita

KPK Diam-diam Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Jalan Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Penetapan itu dilakukan pada September 2026, tetapi lembaga antirasuah belum mengungkap identitas para tersangka kepada publik. Juru Bicara KPK Budi...

Biaya Haji 2027 Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah atau 2027 Masehi ditetapkan rata-rata sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah. Namun, jemaah tidak menanggung seluruh biaya tersebut secara langsung karena sebagian pembiayaan berasal dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji. Kesepakatan itu diambil dalam rapat...

**5 Perwira Marinir Terpilih Pimpin Satuan Baru Bentukan Prabowo**

Lima perwira Korps Marinir TNI Angkatan Laut ditunjuk untuk memimpin lima satuan baru yang dibentuk setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan TNI dalam upacara HUT ke-81 TNI. Penunjukan itu mencakup satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Infanteri...

Kategori Berita