Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBerita"Mengungkap Jurus Menhut...

“Mengungkap Jurus Menhut Raja Juli untuk Cegah Penyelundupan Satwa”

Minggu, 15 Desember 2024 – Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, melakukan kunjungan ke Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Dalam kunjungannya, Menhut Raja Antoni menyoroti upaya penyelamatan satwa dari kegiatan penyelundupan. Beliau mengamati kemampuan anjing pelacak, termasuk jenis german shepherd, yang digunakan untuk melacak penyelundupan satwa. Menhut Raja Antoni juga meminta penempatan anjing pelacak di tempat-tempat strategis seperti Sorong, sebagai langkah antisipasi terhadap penyelundupan satwa.

Menhut Raja Antoni menyatakan perlunya upaya konkret dalam mencegah penyelundupan satwa demi keselamatan aset satwa Indonesia. Beliau menginstruksikan penempatan anjing pelacak di Sorong dan Halmahera guna menggagalkan upaya penyelundupan. Selain itu, dalam kunjungannya, Menhut Raja Antoni didampingi oleh sejumlah ahli dan pejabat terkait dalam bidang konservasi lingkungan.

Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki telah berhasil menggagalkan berbagai kasus penyelundupan satwa selama lima tahun terakhir, dengan menyelamatkan sekitar 683 satwa termasuk burung, mamalia, dan reptil. Data juga menunjukkan penurunan peredaran daging satwa liar dari provinsi-provinsi di Sulawesi menuju Sulawesi Utara, terutama dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

CEO Yayasan Masarang dan Manager Program Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki, Billy Gustafianto, menegaskan bahwa berbagai modus penyelundupan satwa kerap dilakukan, termasuk cara-cara yang merugikan satwa tersebut. Tasikoki juga telah berhasil mengembalikan sejumlah satwa ke habitat aslinya di Papua Barat setelah melalui proses rehabilitasi. Selain itu, upaya pencegahan penyelundupan satwa terus ditingkatkan melalui berbagai langkah yang efektif.

Halaman Selanjutnya: Pihak Tasikoke melaporkan penurunan peredaran daging satwa liar dari provinsi-provinsi di Sulawesi ke Sulawesi Utara, yang menunjukkan keberhasilan upaya patroli dan pencegahan penyelundupan.

Semua Berita

Cerita Korban Investasi Emas, Rugi Miliaran Seret JC dan KL

Sebanyak 86 orang melaporkan dugaan penipuan investasi emas dan perak yang menyeret PT Divine Gems and Jewellery ke Bareskrim Polri pada Jumat (9/10/2026). Para pelapor memperkirakan total kerugian dalam perkara tersebut mencapai Rp25 miliar. Dalam laporan itu, tiga influencer...

Kronologi Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol, KSAD Buka Suara

Rumah dinas TNI AD di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, digerebek setelah warga mencurigai aktivitas di dalamnya. Dari lokasi tersebut, Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya mengamankan 11 warga sipil dan menyita 32 unit komputer yang diduga digunakan untuk operasional...

CCTV Ungkap Istri Polisi di Surabaya Diduga Ambil Rp4,5 Juta

Rekaman CCTV penarikan uang senilai Rp4,5 juta mengubah arah laporan dugaan pencurian kartu ATM di Surabaya. A (23), yang semula menaruh curiga kepada temannya, RDS, kini melaporkan YCAF (32) setelah sosok dalam rekaman disebut memiliki ciri yang identik dengan...

Kategori Berita