Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBerita"Ayah Mahasiswi Aniaya...

“Ayah Mahasiswi Aniaya Ketua Koas: Penemuan Wawasan KPK”

Kasus penganiayaan yang melibatkan Ketua KOAS Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri), Luthfi, oleh mahasiswi kedokteran Unsri, Lady Aurellia Pramesti, masih menjadi sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan rencananya untuk memanggil Dedy Mandarsyah, ayah dari Lady Aurellia Pramesti, terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang melibatkan harta kekayaan mencapai Rp9,4 miliar. Dedy Mandarsyah adalah Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di Kementerian PUPR Kalimantan Barat. KPK menjadwalkan klarifikasi terhadap LHKPN tersebut sebagai bagian dari proses investigasi, yang biasanya memakan waktu 2 hingga 3 hari kerja. Selama klarifikasi, LHKPN Dedy Mandarsyah yang terakhir dilaporkan pada 31 Desember 2023, menunjukkan properti, kendaraan, dan harta bergerak senilai total Rp9,42 miliar. Sebagai pejabat publik, Dedy wajib melaporkan harta kekayaannya secara transparan sesuai dengan pedoman KPK.
Sementara itu, kasus penganiayaan yang menimpa Ketua KOAS Kedokteran Unsri, Luthfi, muncul dari penolakan jadwal piket akhir tahun yang diungkapkan oleh Mahasiswi lady Aurellia Pramesti. Konflik tersebut berujung pada pertemuan ricuh di sebuah kafe yang melibatkan serangan fisik terhadap Luthfi. Ibunda Lady Aurellia Pramesti, Sri Meilina, secara publik meminta maaf atas peristiwa tersebut setelah diperiksa sebagai saksi. Insiden ini menyita perhatian publik dan menjadi peringatan akan pentingnya penyelesaian konflik dengan cara yang damai dan tidak kekerasan.

Semua Berita

Cerita Korban Investasi Emas, Rugi Miliaran Seret JC dan KL

Sebanyak 86 orang melaporkan dugaan penipuan investasi emas dan perak yang menyeret PT Divine Gems and Jewellery ke Bareskrim Polri pada Jumat (9/10/2026). Para pelapor memperkirakan total kerugian dalam perkara tersebut mencapai Rp25 miliar. Dalam laporan itu, tiga influencer...

Kronologi Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol, KSAD Buka Suara

Rumah dinas TNI AD di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, digerebek setelah warga mencurigai aktivitas di dalamnya. Dari lokasi tersebut, Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya mengamankan 11 warga sipil dan menyita 32 unit komputer yang diduga digunakan untuk operasional...

CCTV Ungkap Istri Polisi di Surabaya Diduga Ambil Rp4,5 Juta

Rekaman CCTV penarikan uang senilai Rp4,5 juta mengubah arah laporan dugaan pencurian kartu ATM di Surabaya. A (23), yang semula menaruh curiga kepada temannya, RDS, kini melaporkan YCAF (32) setelah sosok dalam rekaman disebut memiliki ciri yang identik dengan...

Kategori Berita