Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBerita"Penemuan Aktivis Sosial...

“Penemuan Aktivis Sosial & Pensiunan PNS: Wawasan Menjanjikan”

Pada Kamis, 19 Desember 2024, dalam Focus Group Discussion (FGD) Pra Musyawarah Luar Biasa Nahdlatul Ulama (MLB NU), KH Muhammad Syarbani Haira dituduh sebagai pengangguran oleh elite Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Publik Relation Perkumpulan Rabithah Melayu Banjar, Noura Dalla Adilla, membela Kiai Syarbani dengan menyatakan bahwa publikasi terhadap narasumber tersebut perlu diperjelas karena tuduhan pengangguran tidak berdasar.

Noura menegaskan bahwa Kiai Syarbani pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Selatan selama 10 tahun dan pendiri Universitas NU Kalsel. Meskipun pihak lain kini mengelola universitas tersebut, Kiai Syarbani tetap aktif sebagai aktivis sosial dan pensiunan dosen PNS di IAIN Antasari Banjarmasin. Selain itu, Kiai Syarbani juga pernah menjadi Komisioner Baznas Kalsel dan Magister Demografi di Universitas Gadjah Mada.

Meski pada Pileg 2024, Syarbani gagal mendapatkan kursi sebagai anggota DPR RI dari PDIP, namun Noura menegaskan bahwa Kiai Syarbani ingin mengabdikan dirinya pada NU, terutama Universitas NU yang dirintisnya. Namun, karena merasa diabaikan sebagai pendiri, Kiai Syarbani memilih mundur sebagai Katib Syuriah PBNU. Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi dan dedikasi Kiai Syarbani terhadap NU sejauh ini masih patut diakui, meskipun ada perbedaan pendapat di internal PBNU.

  • Explore tags ⟶
  • nu

Semua Berita

Hal Sepele, Siswa SMA di Garut Ditembak Senapan Angin

Polisi menangkap MH (19), tersangka penembakan seorang siswa SMA dengan senapan angin dalam acara pertemuan alumni sekolah di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Berdasarkan pemeriksaan awal, aksi tersebut dipicu perasaan tersinggung setelah MH merasa diabaikan dan tidak dihargai oleh orang-orang...

Lokasi Penemuan Mayat di Kendal Dipastikan Bukan Dapur MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) membantah keterkaitan antara bangunan tempat ditemukannya jenazah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN menegaskan bangunan tersebut bukan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun dapur MBG. Klarifikasi itu disampaikan...

Cerita Korban Investasi Emas, Rugi Miliaran Seret JC dan KL

Sebanyak 86 orang melaporkan dugaan penipuan investasi emas dan perak yang menyeret PT Divine Gems and Jewellery ke Bareskrim Polri pada Jumat (9/10/2026). Para pelapor memperkirakan total kerugian dalam perkara tersebut mencapai Rp25 miliar. Dalam laporan itu, tiga influencer...

Kategori Berita