Tuesday, March 10, 2026

Warga Sungai Jalau dan...

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor...

Adegan Vidi Aldiano di...

Vidi Aldiano Memukau Penonton dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti Penampilan Vidi Aldiano dalam...

Bupati Afni Zulkifli Bahas...

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak...

Tips Nyaman Liburan Lebaran...

Menjelang Libur Lebaran, banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan yang nyaman...
HomePolitikPagar Laut: Kajian...

Pagar Laut: Kajian Relasi Prabowo-Jokowi

Kontroversi seputar pagar laut di Kabupaten Tangerang mengaitkan nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyatakan bahwa sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan sertifikat hak milik (SHM) di kawasan pagar laut di Tangerang terbit pada era Jokowi. Data menunjukkan bahwa sejumlah perusahaan menguasai lahan di pesisir Tangerang, yang berhubungan dengan sejumlah proyek pembangunan. Menteri-menteri lainnya juga bereaksi terhadap kasus ini, dengan upaya pembongkaran pagar laut yang dianggap ilegal.

Dimensi politik juga turut menyelimuti kontroversi ini, dengan sikap kabinet Prabowo yang dinilai mengindikasikan jarak antara Prabowo dan Jokowi. Terdapat spekulasi bahwa langkah-langkah yang diambil terkait pagar laut ini merupakan upaya untuk mengurangi citra Jokowi di mata publik. Meskipun demikian, pemerintahan Prabowo juga diingatkan untuk melihat kasus-kasus semacam ini sebagai agenda evaluasi terhadap kebijakan masa lalu. Upaya ambivalen Prabowo dalam menangani hal ini juga menjadi sorotan, dengan keterlibatan jajarannya yang terkesan ragu dalam mengambil kebijakan.

Sebagai upaya perbaikan, penting bagi pemerintahan untuk mengevaluasi kebijakan-kebijakan masa lalu, termasuk yang terkait dengan pagar laut di Tangerang, sehingga tidak terkesan reaktif. Evaluasi yang dilakukan akan membantu memberikan langkah-langkah perbaikan yang lebih efektif dan terstruktur.

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita