Sunday, December 7, 2025

Sport Tourism: Pilar Ekonomi...

Pemerintah Indonesia sedang mengangkat sport tourism sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional....

Mediasi Darurat Melalui WhatsApp:...

Konflik antara dua pihak terkait pemasangan plang penanda di lahan sawit seluas 50...

Prank Hantu Ome TV...

Azia Riza memperlihatkan keahliannya dalam melakukan prank hantu yang berhasil membuat satu ruangan...

VinFast Dorong Generasi Muda...

Pabrikan mobil listrik VinFast Indonesia menggelar acara bertajuk The Party in Mo7ion: Early...
HomeBerita"Peristiwa Banjir di...

“Peristiwa Banjir di 13 Desa Martapura Barat: Respon Gubernur Kalsel”

Pada hari Senin, 27 Januari 2025, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir di Desa Teluk Selong Hulu, Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Meskipun banjir tahun ini tidak seburuk tahun 2021, Pemerintah Provinsi Kalsel tetap memberikan perhatian serius terhadap musibah ini. Muhidin menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan kepada 500 Kepala Keluarga terdampak banjir telah tepat sasaran. Bantuan tersebut terdiri dari beras, mie instan, kopi, teh, gula, telur, dan uang tunai. Selain itu, bantuan makanan bayi dan kebutuhan ibu hamil juga disediakan oleh Dinas Sosial Provinsi Kalsel dan perlengkapan sanitasi oleh Dinas Kesehatan Kalsel.

Gubernur Muhidin juga memberikan panduan mengenai pengolahan makanan cepat saji agar warga dapat memanfaatkannya dengan optimal. Pemerintah Provinsi Kalsel juga menyediakan layanan kesehatan gratis di lokasi penyaluran bantuan, termasuk pemeriksaan kesehatan umum dan layanan psikologi bagi masyarakat yang terkena dampak banjir. Banjir yang terjadi di Kecamatan Martapura Barat disebabkan oleh curah hujan tinggi selama tiga minggu terakhir. Sebanyak 13 desa di kecamatan tersebut terdampak, dengan ribuan rumah terendam air dengan ketinggian bervariasi. Komitmen kuat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan terlihat dari bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel dan dukungan sukarela dari para ASN.

Semua Berita

Mediasi Darurat Melalui WhatsApp: Solusi Masalah Pelunasan

Konflik antara dua pihak terkait pemasangan plang penanda di lahan sawit seluas 50 hektar di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, sempat menciptakan ketegangan pada Sabtu (6/12/2025). Ronny Garnito Saing dan kuasa hukumnya, Hasran Irawadi Sitompul, S.H., M.H.,...

Harga Cabai Merah Rp100 Ribu di Pasar Inpres Bangkinang

Harga cabai merah di Pasar Inpres Bangkinang kembali melonjak, mencapai Rp100 ribu per kilogram dalam satu bulan terakhir. Lonjakan harga ini telah membuat warga Kabupaten Kampar kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seorang warga mengungkapkan ketidakpuasan atas kenaikan harga cabai ini,...

Gugatan Warga Kampung Olak Centai terhadap Pejabat Meranti – Sengketa Lahan di PN Bengkalis

Warga Kampung Olak Desa Centai, Kecamatan Merbau, Bai H Rozali, menggugat oknum pejabat Kabupaten Kepulauan Meranti atas dugaan melawan hukum terkait sengketa lahan miliknya di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. Gugatan Perdata Nomor Perkara: 76/Pdt.G/2025/PN Bls telah digelar sidang perdananya...

Kategori Berita