Wednesday, January 14, 2026

Sumpah Gubri Wahid: Uji...

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam...

Cibubur: Betrand Peto di...

Sinetron terkenal RCTI, Cinta Sepenuh Jiwa, akan mengadakan acara Meet & Greet di...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan...

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan...

Manfaat Alpukat untuk Pencernaan:...

Alpukat adalah buah yang terkenal karena kandungan lemak sehat dan tekstur creamy yang...
HomeBerita13 Tuntutan Mahasiswa:...

13 Tuntutan Mahasiswa: Demo ‘Indonesia Gelap’ Tuntut Pemerintah

Aksi demonstrasi dengan tema ‘Indonesia Gelap’ yang diadakan oleh sejumlah elemen mahasiswa di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat pada Senin, 17 Februari, mengalami ketegangan. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) turut serta dalam aksi tersebut untuk mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat dan menuntut perubahan. Demonstrasi dimulai dengan orasi dan penyampaian tuntutan namun situasi memanas saat terjadi pelemparan barang ke arah aparat keamanan.

Massa menggelar aksi unjuk rasa dengan tujuan menyuarakan ketidakpuasan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat. Ketegangan mulai terjadi ketika massa aksi melemparkan botol plastik, bilah kayu, dan sampah ke arah polisi yang berjaga. Beberapa peserta aksi bahkan berdiri dan duduk di atas pagar beton sambil menyoraki aparat keamanan. Menyusul dengan aksi pembakaran ban, spanduk, tumpukan sampah, dan batang kayu yang menimbulkan asap hitam pekat di sekitar lokasi.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa membawa 13 tuntutan utama yang dianggap mendesak dan harus ditindaklanjuti oleh pemerintah. Aksi ini juga merupakan panggilan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal jalannya pemerintahan. Jika tuntutan tidak direspons, peserta aksi berencana untuk menggelar demo serupa di berbagai daerah. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait tuntutan yang diajukan. Situasi di sekitar Patung Kuda akhirnya kembali kondusif setelah massa berhasil dibubarkan.

Semua Berita

Sumpah Gubri Wahid: Uji di Pengadilan, Bukan Opini Publik

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus yang melibatkan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid. Sanusi mempertegas bahwa sumpah yang diucapkan oleh Gubri Wahid harus diuji secara hukum di pengadilan untuk menghindari...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan PN Bengkalis: Memperkuat Hubungan Komunitas

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB Bengkalis pada hari Selasa. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Comment Center PN Bengkalis dengan suasana yang hangat. Silaturahmi dipimpin oleh Ketua PN...

Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan: Analisis Mendalam

Kritik terhadap arah demokrasi Indonesia semakin meningkat, tidak hanya dalam wacana tetapi juga dalam indikator ketimpangan ekonomi yang berkembang. Hal ini terbukti dengan semakin terkonsentrasinya kekayaan, aset, dan sumber daya alam pada sejumlah kelompok usaha besar, menimbulkan kekhawatiran terhadap...

Kategori Berita