Rumor tentang Yasser Arafat...

Opini Broto Wardoyo membahas bagaimana citra Yasser Arafat dibentuk oleh konflik narasi yang berkepanjangan.

Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Putusan MK 28/2026 Dinilai...

Ari Yusuf Amir menekankan bahwa audit kerugian negara harus dilakukan oleh lembaga yang berwenang yakni BPK.

UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.
HomeBeritaMakanan Sehat bagi...

Makanan Sehat bagi Anak: Siswa SD di Manggarai Santap MBG Tanpa Daging

Beberapa siswa di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Ruteng IV, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menyampaikan protes terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka terima pada Selasa, 10 Juni 2025. Menu yang disediakan oleh Yayasan Komunitas Inovasi Rumpun Bambu (YKRIB) hanya terdiri dari tempe dan sayur, tanpa adanya lauk hewani seperti daging atau telur seperti biasanya. Kepala SDK Ruteng IV, Fransiska Nurhaina, menjelaskan bahwa siswa mengeluhkan kurang lengkapnya menu makan siang yang diberikan. Fransiska menyatakan bahwa hal tersebut terjadi karena daging dan telur yang seharusnya disediakan sudah basi sehingga tidak layak konsumsi. Sebagai solusi, YKRIB menggantinya dengan lauk nabati dan sayur sebagai pengganti agar tetap ada makanan yang bisa diberikan kepada siswa.

Menanggapi protes tersebut, pihak YKRIB segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Yetri, pimpinan YKRIB, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menjaga kesehatan siswa. YKRIB menggantikan lauk hewani dengan lauk karbohidrat, lauk nabati, sayur, dan buah. Kendala teknis yang terjadi diharapkan segera diatasi agar program MBG di Kabupaten Manggarai tetap berjalan lancar. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan memastikan setiap peserta mendapatkan asupan gizi seimbang dan aman berdasarkan aturan dan standar yang telah ditetapkan. Prinsip perencanaan menu MBG meliputi pemenuhan kebutuhan gizi berdasarkan usia penerima, menggunakan bahan pangan lokal dan aman, mengakomodasi selera dan kebutuhan anak, serta menu yang seimbang terdiri dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, serta buah.

Pemerintah pun melakukan pengawasan untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar dan aturan yang telah ditetapkan. Protes siswa SDK Ruteng IV menyoroti pentingnya kepatuhan pada aturan dan standar MBG untuk memastikan pemenuhan gizi anak sekolah secara layak dan aman. Keselarasan antara penyedia makanan dengan standar gizi yang ditetapkan sangat diperlukan agar tujuan utama program ini tercapai dengan baik.

Source link

Semua Berita

Rumor tentang Yasser Arafat dan Perebutan Legitimasi Sejarah

Opini Broto Wardoyo membahas bagaimana citra Yasser Arafat dibentuk oleh konflik narasi yang berkepanjangan.

Pelajaran Membuat Integritas Terselamatkan

Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Dua Personel Polres Rokan Hulu Pelaksanaan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) di Polres Rokan Hulu Pada Senin, 8 Juni 2016, Polres Rokan Hulu melakukan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personelnya di lapangan Apel Polres....

Wakil Bupati Rohul di Musancab PDI-P di Hotel Sapadia: Berita Terbaru

Wakil Bupati Rohul Berikan Sambutan dalam Musancab PDI-P Rohul Senin, 8 Juni 2026 Wakil Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Riau, Syafaruddin Poti SH MM, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Rohul, telah membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang...

Kategori Berita