UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.

Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.
HomeBeritaManfaat Menjaga Kepekaan...

Manfaat Menjaga Kepekaan Sosial di Tengah Proses Penuaan

Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, merayakan ulang tahunnya yang ke-60 pada Sabtu (14 Juni 2025). Suasana perayaan tersebut terasa meriah, namun Ketua PW-IWO Riau, Muridi Susandi, tidak lupa menyampaikan pesan penting yang sarat makna dan kritik sosial.

Dalam pernyataannya, Muridi menyoroti masalah-masalah mendasar yang masih menghantui masyarakat Inhil meskipun sudah mencapai usia enam dekade. Ia menaruh perhatian terhadap tingginya angka anak putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, terutama di pedesaan. Banyak anak yang terpaksa harus berhenti sekolah karena biaya pendidikan yang tinggi, termasuk biaya seragam dan peralatan sekolah.

Tak hanya itu, Muridi juga mengungkapkan kesulitan petani kelapa di Inhil yang terus berjuang menghadapi fluktuasi harga yang tidak menentu. Para petani tidak mendapatkan jaminan perlindungan dari negara, sehingga mereka merasa terpinggirkan. Selain itu, ia juga membicarakan sulitnya akses masyarakat terhadap layanan kesehatan karena biaya yang tinggi dan minimnya fasilitas di daerah terpencil.

Dengan penuh kekhawatiran, Muridi menegaskan bahwa di usia 60 tahun, Indragiri Hilir seharusnya tidak hanya fokus pada perayaan seremonial semata. Ia berharap para pemangku kebijakan bisa melihat dan mendengar dengan seksama realitas masyarakat yang masih jauh dari kata sejahtera. Suara-suara kritis seperti yang disampaikan oleh Muridi menjadi pengingat bahwa pembangunan yang sejati adalah pembangunan yang berpihak pada kebutuhan dasar rakyat.

Perayaan HUT ke-60 Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan berbagai kegiatan seremonial, namun sorotan sosial yang disampaikan oleh Ketua PW-IWO Riau ini mengingatkan semua pihak pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan. Semoga ulang tahun ke-60 Indragiri Hilir bisa menjadi momentum untuk introspeksi dan peningkatan kesadaran akan kebutuhan sosial masyarakat yang lebih luas.

Source link

Semua Berita

Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian: Update Bhabinkamtibmas Terbaru

Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian Pada Rabu (13/5/2025), jajaran Polsek Pelangiran turut aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Teluk Bunian, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir. Upaya Polsek...

Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Vol. II

Bupati Bengkalis Meluncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II Pada hari Selasa, 12 Mei 2026, Bupati Bengkalis meluncurkan buku "Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II" yang berisi tentang sosok dan perjuangan para ulama terkemuka di Kabupaten Bengkalis....

Bupati Inhil Lepas Jamaah Haji ke Tanah Suci: Berita Terbaru

Bupati Inhil Berikan Pesan Khusus kepada Jamaah Haji Tembilahan - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, memberikan pesan-pesan penting kepada jamaah haji saat melepas keberangkatan mereka dari Embarkasi Batam menuju Tanah Suci pada Rabu (29/4). Menurut Bupati Herman, ibadah haji adalah...

Kategori Berita