Wednesday, February 18, 2026

Pelaporan Dugaan Korupsi Pembangunan...

Dugaan penyimpangan anggaran proyek pembangunan di SMP Negeri 6 Siak Hulu kembali menjadi...

Ayushita dan Gerald Situmorang:...

Pasangan selebriti Ayushita dan Gerald Situmorang baru-baru ini mengumumkan pernikahan mereka yang sudah...

Respons Sekjen Kemendikdasmen Terhadap...

Dugaan pungutan SPP di UPT SMP Negeri 4 Tapung Hulu, Desa Danau Lancang,...

Kasus Dugaan Perzinaan Inara...

Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi telah...
HomeprabowoKoperasi Desa Merah...

Koperasi Desa Merah Putih: Solusi Basmi Tengkulak dan Rentenir

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menegaskan bahwa peluncuran 800.081 Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk memutus rantai tengkulak dan rentenir yang selama ini merugikan petani di desa-desa. Hal ini disampaikan Prabowo saat meresmikan program Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ia menyoroti masalah distribusi seperti ketidaktersediaan truk dan fasilitas penyimpanan setelah panen yang menyebabkan hasil pertanian terbuang sia-sia. Selain itu, Prabowo juga mengangkat isu rumitnya birokrasi yang menghambat pupuk bersubsidi untuk sampai ke tangan petani.

Menurut Prabowo, petani juga sering dirugikan oleh tengkulak yang menekan harga hasil panen serta kebutuhan rumah tangga yang mendesak. Hal ini membuat petani terpaksa meminjam uang dari rentenir dengan bunga harian tinggi. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah besar untuk memutus rantai masalah yang telah terjadi dalam waktu yang cukup lama. Ia menekankan bahwa langkah ini perlu diambil untuk membantu petani yang menghadapi kesulitan finansial sejak sebelum panen, serta untuk mengakhiri praktik yang merugikan petani selama berabad-abad.

Dengan demikian, Prabowo meyakini bahwa langkah konkret seperti pendirian Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah mendesak yang harus diambil untuk memperbaiki nasib petani di Indonesia. Dengan memotong rantai tengkulak dan rentenir, diharapkan petani dapat menghadapi masa depan yang lebih cerah dan mandiri secara ekonomi.

Source link

Semua Berita

Prabowo Kembali dari Tiongkok: Tiba di Indonesia Rabu Malam

Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan Perlawanan Rakyat Tiongkok di Beijing dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Prabowo di Bandara Halim Perdanakusuma dikepalai oleh Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi. China menyatakan dukungan terhadap...

Prabowo’s Return From China: Essential Insights

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing untuk merayakan 80 tahun kemenangan China dalam Perang Perlawanan. Prabowo tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu malam, disambut oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden...

Prabowo Subianto’s Beijing Meeting with Xi Jinping: Significant Agreements

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing dan mencapai kesepakatan penting dalam pertemuan mereka. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menangani berbagai isu krusial yang mempengaruhi hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai...

Kategori Berita