Tuesday, March 10, 2026

Warga Sungai Jalau dan...

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor...

Adegan Vidi Aldiano di...

Vidi Aldiano Memukau Penonton dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti Penampilan Vidi Aldiano dalam...

Bupati Afni Zulkifli Bahas...

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak...

Tips Nyaman Liburan Lebaran...

Menjelang Libur Lebaran, banyak orang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan perjalanan yang nyaman...
HomeBeritaMenpar Widi: Bandara...

Menpar Widi: Bandara Terdampak Erupsi Gn. Lewotobi Laki-Laki

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memantau perkembangan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini berstatus Awas. Pihaknya yakin bahwa setelah erupsi mereda, pariwisata di sekitar Flores akan pulih untuk mendukung perekonomian daerah tersebut. Dalam keterangannya, Widiyanti menegaskan keyakinannya bahwa dengan semangat gotong royong, pariwisata Flores akan pulih dan tetap menjadi destinasi unggulan Indonesia.

Kemenpar bersama sejumlah otoritas terkait terus melakukan pemantauan terhadap situasi Gunung Lewotobi Laki-Laki, termasuk BNPB, BMKG, PVMBG, Kementerian Perhubungan, dan pemerintah daerah setempat. Upaya koordinasi dengan pelaku usaha pariwisata, hotel, pemandu wisata, dan operator perjalanan juga dilakukan untuk memberikan respons cepat dan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang terkena dampak.

Selain itu, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) telah mengaktifkan Tourist Information Center (TIC) dan kanal komunikasi untuk membantu wisatawan yang membutuhkan informasi atau pendampingan lebih lanjut. Wisatawan yang membutuhkan informasi terkini dapat menghubungi hotline informasi pariwisata BPOLBF di 0811-3879-4555.

Informasi terkait pemberangkatan jalur udara dan destinasi terkait aksesibilitas yang ditutup juga disampaikan. Beberapa bandara yang masih terpengaruh meliputi Bandara Gewayantana Larantuka, Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende, Bandara So’a Bajawa, Bandara Frans Sales Lega Ruteng, dan Bandara Komodo Labuan Bajo. Keputusan penutupan bandara dipengaruhi oleh adanya deposit abu vulkanik yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Source link

Semua Berita

Warga Sungai Jalau dan Pemuda Demo DLHK Riau, Ajukan Evaluasi Aktivitas Galian C PT KKU

Puluhan masyarakat dan pemuda Desa Sungai Jalau mengadakan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau pada Selasa (10/3/2026). Mereka mengecam aktivitas galian C milik PT KKU yang dianggap meresahkan warga setempat. Aksi tersebut...

Bupati Afni Zulkifli Bahas Persoalan Beasiswa di Pekanbaru

Bupati Siak Afni Zulkifli menghadiri kegiatan buka puasa bersama mahasiswa asal Kabupaten Siak yang sedang menempuh pendidikan di Pekanbaru. Dalam acara yang diadakan di Mess Mahasiswa Siak Pekanbaru, Bupati Afni berdialog dengan mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi dan pandangan mereka...

Ibu-Ibu Seroja: Cerita Sukses Sentra Jamur Tiram

Di Desa Rimba Beringin, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar, Dewi Murni (42) bertindak tidak hanya sebagai ibu rumah tangga yang sibuk, tetapi juga sebagai kader posyandu yang peduli dengan ekonomi keluarganya. Bersama dengan banyak perempuan di desa tersebut, Dewi merasakan...

Kategori Berita