Saturday, February 14, 2026

Kafe My Love Tanjung...

Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kampar turun langsung ke lokasi Kafe My...

Alasan Bobon Santoso Pensiun...

YouTuber dan konten kreator Bobon Santoso mengungkapkan alasannya untuk pensiun dari dunia YouTube....

MG Program Eksklusif Kepemilikan...

Morris Garages (MG) Motor Indonesia meluncurkan Exclusive Special Program selama Indonesia International Motor...

Disdikpora Kampar: Atur Teknis...

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar telah menetapkan skema khusus untuk...
HomePolitikPoin-Poin Penting Rapat...

Poin-Poin Penting Rapat Kabinet Presiden Prabowo 31 Agustus 2025

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Minggu, 31 Agustus 2025, di tengah gelombang demonstrasi yang menuntut evaluasi terhadap anggota DPR. Langkah tegas yang disepakati termasuk pencabutan keanggotaan bagi anggota DPR yang kontroversial dan moratorium kunjungan kerja luar negeri mulai 1 September 2025 untuk memulihkan kepercayaan publik. Presiden juga menekankan keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat agar kementerian dan lembaga memberikan akses bagi publik untuk menyampaikan masukan secara damai. Namun, aparat akan bertindak tegas terhadap aksi anarkis.

Poin-poin penting dari hasil rapat tersebut adalah sebagai berikut:

Presiden menekankan agar pimpinan partai politik bertindak tegas terhadap anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru dan kontroversi dengan mencabut keanggotaan anggota yang melanggar aturan. Proses pemeriksaan terhadap kasus Affan harus dilakukan cepat, transparan, dan dapat diakses publik. Pimpinan DPR diminta mengevaluasi besaran tunjangan anggota DPR dan memberlakukan moratorium kunjungan luar negeri. Seluruh kementerian, lembaga, dan DPR diharapkan membuka ruang aspirasi untuk masyarakat dan mahasiswa untuk berdialog serta menerima masukan secara terbuka. Presiden juga menegaskan agar polisi fokus melindungi masyarakat dan fasilitas umum yang dibangun dari uang rakyat.

Dalam situasi yang menantang, stabilitas nasional menjadi prioritas utama untuk menjaga kepercayaan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan semua pihak menjadi kunci dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menutup arahannya dengan pesan untuk menjaga persatuan demi keberlangsungan bangsa.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita