Wednesday, February 18, 2026

Pelaporan Dugaan Korupsi Pembangunan...

Dugaan penyimpangan anggaran proyek pembangunan di SMP Negeri 6 Siak Hulu kembali menjadi...

Ayushita dan Gerald Situmorang:...

Pasangan selebriti Ayushita dan Gerald Situmorang baru-baru ini mengumumkan pernikahan mereka yang sudah...

Respons Sekjen Kemendikdasmen Terhadap...

Dugaan pungutan SPP di UPT SMP Negeri 4 Tapung Hulu, Desa Danau Lancang,...

Kasus Dugaan Perzinaan Inara...

Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi telah...
HomePolitik{Daftar 5 Anggota...

{Daftar 5 Anggota DPR Dinonaktifkan Setelah Demo} – Investigasi Terkini

Demonstrasi yang terjadi belakangan ini telah membawa konsekuensi serius bagi beberapa anggota DPR RI. Beberapa partai politik telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan lima anggota DPR yang dianggap telah melanggar kode etik dengan pernyataan atau tindakan yang meresahkan rakyat. Keputusan ini diumumkan setelah Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting bersama pimpinan lembaga negara dan ketua umum partai politik di Istana Kepresidenan Jakarta. Presiden Prabowo menegaskan bahwa partai politik telah bertindak dengan memutuskan untuk mencabut keanggotaan, mengurangi tunjangan, dan memberlakukan moratorium kunjungan kerja luar negeri bagi anggota dewan yang bersalah.

Daftar lima anggota DPR yang dinonaktifkan termasuk Ahmad Sahroni dari Partai NasDem, Nafa Urbach juga dari Partai NasDem, Eko Patrio dari Partai Amanat Nasional, Uya Kuya juga dari Partai Amanat Nasional, dan Adies Kadir dari Partai Golkar. Setiap anggota DPR dinonaktifkan berdasarkan alasan yang berbeda, mulai dari pernyataan yang menyinggung rakyat, tindakan tidak pantas dalam forum kenegaraan, hingga masalah kenaikan tunjangan DPR. Langkah tegas ini diharapkan dapat menenangkan masyarakat dan menunjukkan komitmen anggota DPR untuk mendengarkan suara rakyat.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kebebasan berpendapat tetap dijamin, selama dilakukan secara damai dan sesuai dengan hukum. Meskipun penonaktifan anggota DPR ini merupakan ranah internal partai politik, namun dampaknya sangat dirasakan oleh publik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu memperkuat kembali kepercayaan masyarakat terhadap peran anggota DPR dalam mewakili aspirasi rakyat.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita