Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, menjadi sorotan publik setelah mengembalikan ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia. Tindakan ini dilakukan setelah BPMI Setpres mencabut ID Pers liputan khusus oleh wartawan CNN Indonesia terkait pertanyaan tentang Makan Bergizi Gratis kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Yusuf Permana menyatakan bahwa Erlin Suastini, Kepala BPMI, telah meminta maaf kepada Diana dan CNN Indonesia dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Dia juga memastikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan mengakui penyesalan atas tindakan penarikan ID teman-teman wartawan.
Sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres, Yusuf Permana telah melakukan berbagai jabatan di lingkungan Kemensetneg sejak 2024. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara pada 2023, kekayaan totalnya mencapai Rp13,33 miliar dengan utang Rp2,5 miliar sehingga kekayaan bersih sekitar Rp10,83 miliar. Komponen terbesar dari kekayaannya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp11,5 miliar di beberapa wilayah di Jakarta dan Tangerang.
Sementara itu, data harta kendaraannya mencakup satu unit mobil Mitsubishi Pajero tahun 2010 senilai Rp120 juta, surat berharga Rp160 juta, serta kas dan setara kas Rp1,55 miliar. Ini merupakan bagian dari laporan kekayaan yang disampaikan saat menjabat sebagai Kepala Biro Protokol Setpres. Yusuf Permana adalah tokoh yang memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai bidang, termasuk di dunia komisaris perusahaan. Saat ini, tindakan yang diambil oleh Yusuf Permana dalam mengembalikan ID Pers kepada wartawan CNN Indonesia telah menarik perhatian publik dan menunjukkan tanggapannya dalam menyelesaikan masalah yang muncul.

