Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Putusan MK 28/2026 Dinilai...

Ari Yusuf Amir menekankan bahwa audit kerugian negara harus dilakukan oleh lembaga yang berwenang yakni BPK.

UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.
HomeKriminalPelaku Pengeroyokan Pendeta...

Pelaku Pengeroyokan Pendeta Masih Bebas: Warga Sergai Resah

Warga Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), merasa cemas dan takut dengan keberadaan preman yang masih berkeliaran setelah terjadi pengeroyokan terhadap Pendeta Padriadi (Andy), yang dipimpin oleh Marnakok Sitanggang. Aksi intimidasi yang dilakukan oleh para pelaku telah membuat ketegangan di wilayah hukum Sergai semakin meningkat. Para pelaku yang juga sering membawa senjata tajam disebut mengabaikan keamanan warga dan tidak takut dengan kehadiran polisi.

Warga yang merasa terganggu telah melaporkan kasus ini ke Polres Sergai namun hingga saat ini anak buah dari Nakko Sitanggang masih belum tertangkap. Tindakan preman-preman tersebut tidak hanya terbatas pada intimidasi, namun juga mencoba mendatangi rumah korban dengan dalih perdamaian yang justru menimbulkan rasa khawatir dan resah di kalangan masyarakat. Masyarakat khawatir bahwa pelaku utama pengeroyokan akan mendapatkan vonis yang ringan karena beberapa anak buah belum berhasil ditangkap.

Salah satu pelaku, Rony Purba, sering diketahui berkumpul di gubuk di Pantai Klang dan menggunakan anjing herder untuk mengintimidasi korban. Tidak hanya itu, ia juga pernah merusak HP korban namun mengembalikannya setelah diperbaiki. Polisi telah menyita sekitar 10 kelewang yang digunakan oleh kelompok ini namun keberadaan anak buah masih membuat masyarakat resah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sergai, H. Hasful Huznain, SH, menekankan pentingnya penuntasan kasus hingga akar-akarnya oleh aparat kepolisian. Ia meminta agar Nakko Sitanggang serta anak buahnya ditangkap untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat mengingat aksi kriminal dan peredaran narkoba di Sergai semakin meresahkan. Meskipun Polres Sergai telah berhasil menangkap Nakko Sitanggang beserta beberapa barang bukti, namun keberadaan anak buah yang masih bebas membuat langkah penyelesaian kasus ini masih terbuka.

Dalam situasi yang memunculkan kekhawatiran di masyarakat, warga berharap agar Kapolda Sumut dan Kapolres Sergai segera mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti penangkapan seluruh pelaku pengeroyokan demi mengembalikan keamanan dan ketertiban di wilayah Sergai.

Source link

Semua Berita

JE Siap Laporkan Penyidik yang Menuntutnya Bawa Anak Kandung

JE Dituntut 5 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Siap Laporkan Penyidik Kasus dugaan penculikan anak kandung yang menyeret JE makin memanas. Dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan hukuman lima bulan penjara bagi JE atas...

Pemerintah Kejar Aktor Asing Judi Online di Indonesia

Pemerintah Buru Aktor Utama Judi Daring Internasional di Jakarta Pada waktu belakangan ini, Bareskrim Polri sedang gencar mengejar aktor utama dan pihak perekrut di balik jaringan judi daring internasional. Hal ini terkait dengan penggerebekan yang dilakukan di Hayam Wuruk Plaza...

Misteri Pembunuhan Keluarga di Indramayu: Fakta dan Penyelidikan

JAKARTA RAYA — Video kericuhan usai persidangan terdakwa kasus dugaan pembunuhan satu keluarga di Indramayu menjadi viral di media sosial. Kejadian ini kembali menyorot proses penanganan perkara yang tengah berjalan di pengadilan. Ririn Rifanto Membantah Tuduhan Dalam video yang beredar, terlihat...

Kategori Berita