Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeKriminalPelaku Pengeroyokan Pendeta...

Pelaku Pengeroyokan Pendeta Masih Bebas: Warga Sergai Resah

Warga Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), merasa cemas dan takut dengan keberadaan preman yang masih berkeliaran setelah terjadi pengeroyokan terhadap Pendeta Padriadi (Andy), yang dipimpin oleh Marnakok Sitanggang. Aksi intimidasi yang dilakukan oleh para pelaku telah membuat ketegangan di wilayah hukum Sergai semakin meningkat. Para pelaku yang juga sering membawa senjata tajam disebut mengabaikan keamanan warga dan tidak takut dengan kehadiran polisi.

Warga yang merasa terganggu telah melaporkan kasus ini ke Polres Sergai namun hingga saat ini anak buah dari Nakko Sitanggang masih belum tertangkap. Tindakan preman-preman tersebut tidak hanya terbatas pada intimidasi, namun juga mencoba mendatangi rumah korban dengan dalih perdamaian yang justru menimbulkan rasa khawatir dan resah di kalangan masyarakat. Masyarakat khawatir bahwa pelaku utama pengeroyokan akan mendapatkan vonis yang ringan karena beberapa anak buah belum berhasil ditangkap.

Salah satu pelaku, Rony Purba, sering diketahui berkumpul di gubuk di Pantai Klang dan menggunakan anjing herder untuk mengintimidasi korban. Tidak hanya itu, ia juga pernah merusak HP korban namun mengembalikannya setelah diperbaiki. Polisi telah menyita sekitar 10 kelewang yang digunakan oleh kelompok ini namun keberadaan anak buah masih membuat masyarakat resah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sergai, H. Hasful Huznain, SH, menekankan pentingnya penuntasan kasus hingga akar-akarnya oleh aparat kepolisian. Ia meminta agar Nakko Sitanggang serta anak buahnya ditangkap untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat mengingat aksi kriminal dan peredaran narkoba di Sergai semakin meresahkan. Meskipun Polres Sergai telah berhasil menangkap Nakko Sitanggang beserta beberapa barang bukti, namun keberadaan anak buah yang masih bebas membuat langkah penyelesaian kasus ini masih terbuka.

Dalam situasi yang memunculkan kekhawatiran di masyarakat, warga berharap agar Kapolda Sumut dan Kapolres Sergai segera mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti penangkapan seluruh pelaku pengeroyokan demi mengembalikan keamanan dan ketertiban di wilayah Sergai.

Source link

Semua Berita

Oknum Polairud Dilaporkan ke Propam Terkait Dugaan Asusila

Perempuan Laporkan Anggota Polairud ke Propam Polri Terkait Dugaan Tindakan Asusila Seorang perempuan berinisial VFU melaporkan anggota Kepolisian Air dan Udara (Polairud) berinisial Bripda RMP ke Propam Polri atas dugaan tindakan asusila. VFU meminta agar oknum anggota tersebut mendapat sanksi...

Yayasan Barzilai Tagih Wali Kota Bekasi terkait Lahan Kranji

Yayasan Barzilai Minta Ketegasan Wali Kota Bekasi terkait Sengketa Lahan RW 06 Kranji Yayasan Barzilai Karya Kasih meminta Wali Kota Bekasi segera mengambil tindakan terkait surat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang meminta verifikasi, pendalaman, dan penyelesaian sengketa lahan di...

Wali Kota Ngatiyana Bersihkan Cimahi dari Tramadol: Respons Gubernur Dedi

Wali Kota Cimahi Siap Bersihkan Kota dari Peredaran Tramadol Maraknya peredaran obat keras terlarang jenis tramadol di Kota Cimahi menjadi sorotan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menyikapi hal ini, Wali Kota Ngatiyana menegaskan kesiapannya untuk mengambil langkah taktis dalam membersihkan...

Kategori Berita