Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Putusan MK 28/2026 Dinilai...

Ari Yusuf Amir menekankan bahwa audit kerugian negara harus dilakukan oleh lembaga yang berwenang yakni BPK.

UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.
HomeBeritaPunggung Korban: Kisah...

Punggung Korban: Kisah Penderitaan yang Tak Terlupakan

Pada sidang lanjutan kasus tewasnya Prasa Lucky di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Nusa Tenggara Timur hari Senin, terungkap sejumlah kekerasan. Sidang tersebut melibatkan saksi Pratu Petrus Kanisius Wea, anggota Provos Batalyon, dan terdakwa Lettu Ahmad Faizal dipimpin oleh Majelis Hakim Mayor Chk. Subianto dan Hakim Anggota Kapten Chk. Denis Carol Napitupulu serta Kapten Chk. Zainal Arifin Anang Julianto.

Menurut keterangan saksi, Prada Lucky mendapatkan hukuman fisik berupa push up, jungkir, dan merayap, namun kemudian mendapat cambukan sebanyak 5 kali dari terdakwa Lettu Ahmad Faizal. Prada Lucky kemudian dibawa ke ruang intel untuk pemeriksaan dan terdengar jeritan minta ampun dari Prada Lucky.

Dalam kasus ini, sebanyak 22 orang anggota Batalyon TP 834 Waka Nga Mere ditetapkan sebagai terdakwa, dengan berkas perkara dibagi menjadi 3. Berkas pertama melibatkan Lettu Ahmad Faizal, berkas kedua terdakwa Sertu Thomas Alwi cs (17 terdakwa), dan berkas ketiga atas nama Pratu Ahmad Adha cs (4 orang terdakwa). Ibunda Prada Lucky juga hadir dalam sidang kasus ini dan menyatakan kehilangan anak yang merupakan penopangnya.

Source link

Semua Berita

Bupati Inhil Herman Resmikan Pasar Subuh Tembilahan: Pedagang Beri Apresiasi

Bupati Resmikan Pasar Subuh sebagai Tempat Penampungan Sementara TEMAN - Jumat malam (15/5/2026), Bupati Herman secara resmi membuka operasional Pasar Subuh sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang Pasar Rakyat Tembilahan. Langkah ini diambil untuk mendukung percepatan pembangunan pasar permanen...

Yayasan Paseban Hadirkan Pusat Konservasi Rusa Timor Modern

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Apa saja Manfaat Workshop Tari Tradisional bagi Tenaga Pendidik PAUD?

Bunda PAUD Indragiri Hilir Apresiasi Workshop Tari Tradisional Melayu Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Workshop Tari Tradisional Melayu bagi para tenaga pendidik PAUD di wilayah tersebut. Workshop ini diselenggarakan dalam rangka perayaan HUT...

Kategori Berita