Stokpile batubara di Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, tepatnya di Desa Pauh Ranap, telah menimbulkan keresahan bagi warga sekitar. Tumpukan batubara yang berada di tengah permukiman warga tersebut diperkirakan mencapai puluhan ribu ton dan memberikan dampak buruk terhadap lingkungan sekitar. Salah satu warga yang memiliki warung makan di area tersebut mengungkapkan bahwa debu-debu batubara tersebut menyebabkan masalah dalam berdagang karena menyebabkan penurunan pengunjung yang kuatir akan kebersihan makanan. Keluhan ini diutarakan oleh Samsir saat tim media melintas di wilayah tersebut.
Selama satu tahun keberadaan Stokpile batubara ini, warga sekitar tidak mendapatkan perhatian dari pihak perusahaan terkait. Meskipun produksi batubara yang mencapai ratusan ribu ton, kompensasi atau perhatian kepada masyarakat sekitar tidak pernah dirasakan. Informasi dari pengamanan perusahaan yang berada di lokasi menunjukkan bahwa Stokpile tersebut dimiliki oleh PT Global Energi Lestari.
Upaya penelusuran dilakukan oleh tim media untuk memverifikasi keberadaan Stokpile tersebut dan meminta klarifikasi pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indragiri Hulu. Namun, keberadaan Kepala DLH dan Kepala Bidang Pencemaran Lingkungan pada saat itu tidak dapat dihubungi. Tim media juga mencari informasi mengenai Izin Persetujuan Lingkungan (IPL) yang diperlukan oleh perusahaan untuk memastikan kegiatan mereka tidak merusak lingkungan. Bakri, Kabid DLH pencemaran lingkungan Kabupaten Inhu menyatakan bahwa semua perizinan dan pengawasan terkait Stokpile batubara merupakan kewenangan pusat, bukan kewenangan instansi mereka.
Diketahui bahwa pengusaha yang tidak memiliki izin Persetujuan Lingkungan dari DLH dapat dikenai sanksi administratif dan/atau pidana, mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha. Permasalahan lingkungan hidup ini menjadi perhatian serius di Kabupaten Indragiri Hulu, dan penegakan hukum perlu dilakukan agar lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dapat terlindungi dengan baik.

