TNI Angkatan Darat mengungkapkan bahwa jumlah prajurit yang terlibat dalam kasus penculikan Kepala Cabang Pembantu (Kacab) bank BUMN di Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37), bertambah dari dua menjadi tiga. Dalam rekonstruksi yang berlangsung, dua tersangka, Kopda Feri Herianto dan Serka M. Natsir, hadir untuk menjalani adegan penculikan. Sementara itu, satu prajurit lain, Serka Franky Yari alias Pace, juga ditetapkan sebagai tersangka meskipun tidak hadir dalam rekonstruksi. Ketiganya sedang dalam proses hukum oleh Polisi Militer, dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel (Inf) Donny Pramono memastikan bahwa proses hukum terhadap ketiga prajurit tersebut dilakukan tanpa kompromi. Rekonstruksi kasus penculikan sadis yang menyebabkan kematian Mohamad Ilham Pradipta dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan diperankan langsung oleh para tersangka, dimana korban diduga dibunuh setelah diculik. Seperti terungkap dari rekaman CCTV yang merekam korban diangkut secara paksa saat sedang melakukan pertemuan dengan pihak Lotte Grosir di Lotte Grosir Pasar Rebo.

