Friday, January 23, 2026

Kapolres Bengkalis Peringatkan Tiga...

Kapolres Bengkalis, AKBP Fabrian Saleh Siregar, menegaskan komitmenya untuk menindak tegas anggota Polri...

Cha Eun Woo Pindahkan...

Kabar dugaan penggelapan pajak yang melibatkan aktor Korea, Cha Eun Woo, kini tengah...

Kunjungan Bupati Kasmarni: Pendidikan...

Bupati Bengkalis, Kasmarni, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, untuk...

Pemberitaan Media Inggris Membuat...

Pangeran Harry menghadiri sidang gugatan terhadap ANL pada Rabu, 21 Januari 2026, di...
HomeBeritaDukungan Masyarakat Menguat:...

Dukungan Masyarakat Menguat: Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi

Dukungan masyarakat Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar terhadap pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih (KMP) di sekitar SMA Negeri 2 Kampar semakin menguat. Tokoh masyarakat Koto Tibun, Merianto, menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih adalah program strategis untuk kemajuan ekonomi masyarakat dan mendapatkan dukungan penuh dari warga setempat, termasuk orang tua siswa tanpa adanya penolakan. Namun, sorotan kini mulai mengarah pada sikap Kepala SMA Negeri 2 Kampar yang dinilai tidak sejalan dengan aspirasi masyarakat.

Seorang wali murid dari SMA Negeri 2 Kampar bahkan secara tegas melarang anaknya untuk terlibat dalam aksi demonstrasi terkait pembangunan koperasi tersebut, karena menilai demo tidak mendapat persetujuan dari orang tua. Sementara itu, masyarakat mempertanyakan pengelolaan lahan milik Pemerintah Provinsi Riau di sekitar SMA Negeri 2 Kampar yang digunakan sebagai kebun sawit, sementara pembangunan koperasi terus dipersoalkan. Permintaan masyarakat untuk menggunakan sebagian lahan tersebut ditolak, yang akhirnya memicu penolakan serta aksi demonstrasi oleh siswa.

Kepala SMA Negeri 2 Kampar membantah adanya provokasi terkait aksi demo siswa, sambil menjelaskan bahwa kegiatan sawit merupakan bagian dari praktik siswa dan hasilnya digunakan untuk kegiatan sekolah. Meskipun demikian, klarifikasi tersebut belum mampu menyelesaikan permasalahan yang ada. Masyarakat menuntut agar Pemerintah Provinsi Riau bertindak tegas agar aset daerah dimanfaatkan untuk kepentingan publik tanpa menimbulkan konflik di lingkungan pendidikan.

Source link

Semua Berita

Kapolres Bengkalis Peringatkan Tiga Oknum Terlibat Pesta Narkoba-Berita Terbaru

Kapolres Bengkalis, AKBP Fabrian Saleh Siregar, menegaskan komitmenya untuk menindak tegas anggota Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Penegasan ini datang setelah pengungkapan kasus narkoba di Hotel Marina Bengkalis yang melibatkan tujuh tersangka, di mana tiga di antaranya adalah...

Kunjungan Bupati Kasmarni: Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan di Desa Bantan Timur

Bupati Bengkalis, Kasmarni, melakukan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, untuk memastikan pembangunan Desa berjalan inklusif, terutama di sektor pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan perempuan dari Suku Komunitas Adat Terpencil (KAT). Kunjungan dimulai di Satuan PAUD...

Kepemimpinan Panglima TNI sebagai Cerminan Tahap Demokrasi

Dalam demokrasi, Panglima TNI adalah pelaksana kebijakan, bukan aktor politik.

Kategori Berita