Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeBeritaDukungan Masyarakat Menguat:...

Dukungan Masyarakat Menguat: Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi

Dukungan masyarakat Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar terhadap pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih (KMP) di sekitar SMA Negeri 2 Kampar semakin menguat. Tokoh masyarakat Koto Tibun, Merianto, menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih adalah program strategis untuk kemajuan ekonomi masyarakat dan mendapatkan dukungan penuh dari warga setempat, termasuk orang tua siswa tanpa adanya penolakan. Namun, sorotan kini mulai mengarah pada sikap Kepala SMA Negeri 2 Kampar yang dinilai tidak sejalan dengan aspirasi masyarakat.

Seorang wali murid dari SMA Negeri 2 Kampar bahkan secara tegas melarang anaknya untuk terlibat dalam aksi demonstrasi terkait pembangunan koperasi tersebut, karena menilai demo tidak mendapat persetujuan dari orang tua. Sementara itu, masyarakat mempertanyakan pengelolaan lahan milik Pemerintah Provinsi Riau di sekitar SMA Negeri 2 Kampar yang digunakan sebagai kebun sawit, sementara pembangunan koperasi terus dipersoalkan. Permintaan masyarakat untuk menggunakan sebagian lahan tersebut ditolak, yang akhirnya memicu penolakan serta aksi demonstrasi oleh siswa.

Kepala SMA Negeri 2 Kampar membantah adanya provokasi terkait aksi demo siswa, sambil menjelaskan bahwa kegiatan sawit merupakan bagian dari praktik siswa dan hasilnya digunakan untuk kegiatan sekolah. Meskipun demikian, klarifikasi tersebut belum mampu menyelesaikan permasalahan yang ada. Masyarakat menuntut agar Pemerintah Provinsi Riau bertindak tegas agar aset daerah dimanfaatkan untuk kepentingan publik tanpa menimbulkan konflik di lingkungan pendidikan.

Source link

Semua Berita

Okki Prasetyo Terpilih Sebagai Pimpinan Perbasi Inhil: Masa Depan Baru

Okki Prasetyo Terpilih Sebagai Ketua Perbasi Inhil Okki Prasetyo,SE telah resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk periode kepengurusan mendatang. Musyawarah Kabupaten (MusKab) Perbasi Inhil yang diadakan di Hotel Inhil Pratama, Tembilahan,...

Penyerahan Jagung Petani di Polsek Sabak Auh: Dari Lapangan ke Bulog

Polsek Sabak Auh Salurkan Hasil Panen Jagung Petani ke Gudang Bulog Polsek Sabak Auh, Polres Siak, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden di sektor ketahanan pangan. Kali ini, personel Polsek Sabak Auh melaksanakan pengantaran hasil panen jagung...

Inovasi Jaringan Air Bersih Desa Bukit Melintang: Manfaat Gravitasi Perbukitan

Pemerintah Desa Bukit Melintang Hadirkan Inovasi Jaringan Air Bersih yang Revolusioner Pemerintah Desa Bukit Melintang, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakatnya. Salah satu inovasi terbaru yang dikembangkan adalah Program Jaringan Air...

Kategori Berita