Belakangan ini, perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, tertuju pada Sudrajat, pedagang es kue jadul yang mengalami insiden kurang menyenangkan. Pasca tudingan tidak berdasar tentang penggunaan spons dalam es kuenya, Pemkab Bogor melalui pemerintah kecamatan memberikan dukungan kepada Sudrajat. Sekertaris Camat Bojonggede, Elfi Nila Hartani, mengungkapkan bahwa respons cepat dari pihak terkait termasuk bupati, wakil bupati, camat, dan desa terhadap kasus ini.
Tindakan nyata juga diambil dengan mendaftarkan Sudrajat sebagai penerima BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) karena sebelumnya belum terdaftar sebagai peserta BPJS. Selain itu, program Rutilahu juga dilaksanakan oleh pihak kecamatan untuk merenovasi rumah Sudrajat yang dinilai tidak layak. Program tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal fakir miskin melalui pembaharuan atau perbaikan pada bagian rumah tertentu.
Bantuan juga dilanjutkan dalam bidang pendidikan dengan membantu anak-anak Sudrajat yang sebelumnya putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikan di sekolah rakyat. Langkah ke depan juga telah dipersiapkan dengan pendampingan berkelanjutan dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) untuk Sudrajat. Semua langkah ini dilakukan sebagai respon terhadap video viral di media sosial yang menunjukkan penjual es kue jadul yang dituduh menggunakan spons dalam dagangannya, yang sekarang telah mendapat perhatian dan bantuan yang layak.

