Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeBeritaDugaan Utang Ratusan...

Dugaan Utang Ratusan Juta Aduan ke Propam Polda Riau

Kasus dugaan pinjaman uang yang melibatkan dua oknum anggota kepolisian dari Kabupaten Kampar mencuri perhatian publik. Seorang warga Desa Petapahan, Riris Tua Panggabean, telah resmi melaporkan kasus ini ke Propam Polda Riau dan laporan tersebut kini ditindaklanjuti oleh Propam Polres Kampar. Riris mengungkapkan bahwa salah satu terlapor, seorang anggota kepolisian yang sebelumnya bertugas di Polsek Tapung Hulu dan kini di Polres Kampar, diduga meminjam uang darinya dalam jumlah besar, mencapai total Rp460 juta. Terkait dengan pinjaman tersebut, Riris bahkan terpaksa menggadaikan mobilnya melalui leasing untuk mendapatkan dana sejumlah Rp300 juta. Meskipun awalnya telah disepakati bahwa angsuran akan dibayarkan oleh pihak peminjam, namun setelah 17 bulan pembayaran, angsuran tersebut tiba-tiba macet.

Tidak hanya satu terlapor, tetapi istrinya yang juga merupakan anggota kepolisian ikut terlibat dalam kasus ini. Kuasa hukum Riris mengklaim bahwa dana pinjaman juga sebagian ditransfer ke rekening atas nama istri terlapor. Kasus ini dikategorikan sebagai wanprestasi oleh pihak kuasa hukum karena janji dalam bisnis tidak pernah direalisasikan, meskipun telah dilakukan upaya damai dan kesepakatan pembayaran. Terlapor membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa laporan tidak benar dan bahwa transaksi pinjaman bukan atas nama yang dituduhkan.

Karena melibatkan aparat penegak hukum, kasus ini mendapat sorotan publik yang menunggu langkah Propam untuk menegakkan disiplin internal dan memastikan tidak adanya penyalahgunaan kewenangan. Kasus ini tidak hanya berkaitan dengan utang piutang, tetapi juga menyangkut integritas institusi kepolisian di mata masyarakat.

Source link

Semua Berita

Poin-Poin Pertanyaan Terkait Dana Hibah DPRD Kampar

Komisi II DPRD Kabupaten Kampar diminta memberikan penjelasan resmi terkait proses penyaluran dana hibah Tahun Anggaran 2026 kepada sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Permintaan ini muncul setelah adanya klarifikasi dari Dinas Sosial Kabupaten Kampar mengenai penyaluran dana hibah tersebut....

Paripurna LKPj 2025 Rampung: Komitmen DPRD Kampar untuk Pengawasan Pemda

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kampar Tahun Anggaran 2025. Rapat yang dipimpin oleh pimpinan DPRD Kampar, Ahmad Taridi, merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap...

Jangan Takut Lapor Narkoba: Kami Siap Melindungi Anda

Langkah kaki pengayom melangkah ke tanah Pulau Kijang pada hari Sabtu (18/4/2026) tidak hanya sebagai kunjungan kerja biasa. Wakapolres Indragiri Hilir, KOMPOL Maitertika, S.H., M.H., datang mewakili Kapolres AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., dengan tujuan lebih mendalam: untuk mempererat...

Kategori Berita