Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaDugaan Utang Ratusan...

Dugaan Utang Ratusan Juta Aduan ke Propam Polda Riau

Kasus dugaan pinjaman uang yang melibatkan dua oknum anggota kepolisian dari Kabupaten Kampar mencuri perhatian publik. Seorang warga Desa Petapahan, Riris Tua Panggabean, telah resmi melaporkan kasus ini ke Propam Polda Riau dan laporan tersebut kini ditindaklanjuti oleh Propam Polres Kampar. Riris mengungkapkan bahwa salah satu terlapor, seorang anggota kepolisian yang sebelumnya bertugas di Polsek Tapung Hulu dan kini di Polres Kampar, diduga meminjam uang darinya dalam jumlah besar, mencapai total Rp460 juta. Terkait dengan pinjaman tersebut, Riris bahkan terpaksa menggadaikan mobilnya melalui leasing untuk mendapatkan dana sejumlah Rp300 juta. Meskipun awalnya telah disepakati bahwa angsuran akan dibayarkan oleh pihak peminjam, namun setelah 17 bulan pembayaran, angsuran tersebut tiba-tiba macet.

Tidak hanya satu terlapor, tetapi istrinya yang juga merupakan anggota kepolisian ikut terlibat dalam kasus ini. Kuasa hukum Riris mengklaim bahwa dana pinjaman juga sebagian ditransfer ke rekening atas nama istri terlapor. Kasus ini dikategorikan sebagai wanprestasi oleh pihak kuasa hukum karena janji dalam bisnis tidak pernah direalisasikan, meskipun telah dilakukan upaya damai dan kesepakatan pembayaran. Terlapor membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa laporan tidak benar dan bahwa transaksi pinjaman bukan atas nama yang dituduhkan.

Karena melibatkan aparat penegak hukum, kasus ini mendapat sorotan publik yang menunggu langkah Propam untuk menegakkan disiplin internal dan memastikan tidak adanya penyalahgunaan kewenangan. Kasus ini tidak hanya berkaitan dengan utang piutang, tetapi juga menyangkut integritas institusi kepolisian di mata masyarakat.

Source link

Semua Berita

Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan dan 360 RS Rujukan untuk Karhutla

Pemerintah Siapkan Pos Pelayanan Kesehatan untuk Dampak Karhutla Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi. Untuk itu, Kemenkes telah menyiapkan berbagai pos pelayanan kesehatan di...

Tips Mengatasi Kebakaran yang Sudah Mulai Padam

Bupati Kuningan Bicara tentang Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai Pada hari Kamis, 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40...

Strategi Penting Bangun Ketahanan Bencana dari Perencanaan

Wamendagri Dorong Pembangunan Sistem Ketahanan Bencana Sejak Tahap Perencanaan Pada Forum for Sustainable Resilience bertema Integrating Institutions for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pembangunan sistem...

Kategori Berita