Yayasan Paseban Hadirkan Pusat...

Yayasan Paseban menghadirkan pusat konservasi Rusa Timor modern untuk memperkuat perlindungan fauna lokal.

Putusan MK 28/2026 Dinilai...

Ari Yusuf Amir menekankan bahwa audit kerugian negara harus dilakukan oleh lembaga yang berwenang yakni BPK.

UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.
HomeBeritaPemerintah Diharapkan Tingkatkan...

Pemerintah Diharapkan Tingkatkan Produksi Migas dan Ekosistem Industri Baterai

Ikatan Alumni Geologi Institut Teknologi Bandung (IAGL ITB) mengusulkan kepada pemerintah untuk memprioritaskan peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) mengingat kondisi geopolitik global yang tengah memanas. Selain itu, IAGL ITB juga mendorong pemerintah untuk mengangkat batu bara dan nikel sebagai pilar energi serta memperkuat kerja sama antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri dalam rangka mencapai kedaulatan energi nasional.

Menurut Ketua Umum IAGL ITB, Abdul Bari, peningkatan produksi migas dapat dilakukan melalui insentif fiskal yang kompetitif serta peningkatan supervisi dan tata kelola. Selain itu, pemerintah perlu menyederhanakan regulasi dan kontrak kerja sama, serta meningkatkan koordinasi antar kementerian dan lembaga untuk mempercepat produksi.

Abdul Bari juga menyampaikan keprihatinannya terkait defisit energi di Indonesia, di mana kebutuhan minyak bumi nasional jauh melebihi produksi harian yang ada. Untuk mengatasi hal ini, IAGL ITB merekomendasikan percepatan eksplorasi migas agar cadangan energi nasional dapat diperkuat dan produksi dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih panjang. IAGL ITB juga mengusulkan langkah-langkah seperti hilirisasi batu bara dan nikel serta pengembangan ekosistem industri baterai nikel untuk mendukung keberlanjutan energi nasional.

Dalam Seminar Nasional Dinamika Geopolitik, Abdul Bari menekankan pentingnya kerja sama antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri dalam menentukan arah kebijakan energi yang strategis menanggapi ketidakstabilan energi nasional. IAGL ITB juga meminta pemerintah untuk mempercepat eksplorasi migas, mengoptimalkan produksi, dan mengembangkan pembangkit listrik berbasis batu bara yang lebih bersih.

Source link

Semua Berita

Upacara Harkitnas ke-118: Wabup Rohul Ajak Jaga Tunas Bangsa

Upacara Harkitnas Ke-118 di Kabupaten Rokan Hulu Dihadiri Wakil Bupati Pasir Pengaraian - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Rokan Hulu berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Rohul pada Rabu (20/5/2026). Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti,...

Polisi Turun ke Sawah: Polsek Sungai Batang Dampingi Petani

Polisi Dampingi Petani demi Ketahanan Pangan Polisi Sahabat Petani: Dukungan Polsek Sungai Batang untuk Ketahanan Pangan Polisi Turun ke Lahan Pertanian Jajaran Polsek Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, terus menggencarkan Program Polisi Sahabat Petani sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional....

Polsek Tanah Merah Dampingi Kelompok Tani Sejahtera

Personel Polsek Tanah Merah Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Personel Polsek Tanah Merah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pendampingan dan pengecekan perkembangan...

Kategori Berita