Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeKriminalDugaan Aliran Suap...

Dugaan Aliran Suap Rp91 Miliar dalam Kasus Bea Cukai: Investigasi IAW






IAW Ungkap Dugaan Aliran Suap Rp91 Miliar di Kasus Bea Cukai, <a href="https://indojpnn.net/2026/06/13/investigasi-dugaan-aliran-suap-bea-cukai-rp91-miliar/">Iskandar Sitorus</a> Diperiksa KPK

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK Terkait Dugaan Aliran Suap Blueray Cargo ke Bea Cukai

Kasus dugaan suap yang melibatkan perusahaan logistik Blueray Cargo dan sejumlah oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mendapat sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Iskandar Sitorus sebagai saksi pada Jumat (12/6/2026).

Iskandar, pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), menjalani pemeriksaan selama hampir lima jam di Gedung Merah Putih KPK. Pemeriksaan ini terkait dengan tiga tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.

Peran Iskandar dalam Kasus Blueray Cargo

Iskandar menerima kuasa dari John Field untuk menangani berbagai persoalan yang dihadapi Blueray Cargo setelah operasi tangkap tangan KPK. Tugasnya termasuk menyelesaikan keluhan pelanggan, mendampingi kondisi internal perusahaan, dan mengurus hal di luar proses pengadilan.

Kondisi Blueray Cargo terdampak dengan hanya tersisa sekitar 115 pegawai dari jumlah sebelumnya yang mencapai 1.500 orang.

Detail Pemeriksaan dan Fakta Penting

Dalam pemeriksaan, penyidik KPK menanyakan kewenangan Iskandar di Blueray Cargo serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan suap. Namun, fokus utama adalah pada dugaan suap yang terjadi antara Blueray Cargo dan oknum Bea Cukai.

Iskandar diminta menjelaskan mengenai transfer dana dari orang berinisial A kepada seorang ajudan. Dia juga menyebut adanya aliran dana dari Blueray Cargo ke oknum Bea Cukai senilai Rp91 miliar, dengan sebagian besarnya diduga berakhir ke tiga tersangka KPK.

Proses hukum yang berjalan harus dilakukan secara objektif dan menyeluruh agar dapat mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

Sikap Iskandar Terkait Isu Keterlibatan Pihak Lain

Iskandar tidak memberikan keterangan mengenai pihak lain di luar persoalan Bea Cukai. Dia menyebut bahwa semua isu yang menyeret nama orang tertentu diserahkan sepenuhnya kepada proses hukum dan fakta yang akan diungkap dalam persidangan.

KPK masih terus menyelidiki kasus ini tanpa memberikan keterangan resmi lebih lanjut tentang kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aliran dana suap sebesar Rp91 miliar tersebut.

Source link

Semua Berita

Sengketa Bisnis Fashion Bekasi: Kisah Perjuangan Rp300 Juta

Sengketa Bisnis Fashion Senilai Rp300 Juta Berujung ke Pengadilan Negeri Bekasi Sebuah sengketa bisnis di bidang fashion dengan nilai proyek lebih dari Rp300 juta kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Bekasi. Perselisihan ini melibatkan pelaku usaha Diah Lukitoningsih dengan Sheyla,...

Penampilan Wamen Sudaryono di Sidang TPPU Aset BUMD

JAKARTA RAYA – Kabar mengenai persidangan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait aset tanah milik badan usaha milik daerah (BUMD) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang telah menarik perhatian publik. Yang membuat heboh adalah pernyataan terdakwa bernama...

Tragis! 3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Cipayung: Legalitas UU Ketenagakerjaan dan Tanggungjawab Perusahaan

Tragedi Kecelakaan Kerja di Proyek Pipa Air Bersih Jakarta Timur Insiden tragis yang menewaskan tiga pekerja di dalam gorong-gorong proyek pembangunan pipa air bersih di Cipayung, Jakarta Timur, telah menyita perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT PAM Jaya. Gubernur...

Kategori Berita