Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomeGaya HidupMenahan Kencing dan...

Menahan Kencing dan Dampaknya pada Ginjal: Penjelasan Dokter

Masalah Kesehatan Akibat Kebiasaan Menahan Kencing yang Mungkin Diabaikan

Banyak orang cenderung menganggap remeh kebiasaan menahan buang air kecil. Mitos tentang bahaya menahan kencing bagi kesehatan ginjal seakan menjadi dalih bagi kebiasaan ini. Namun, menurut para pakar medis, dampak buruknya bukanlah sekadar mitos belaka, melainkan fakta medis yang nyata dan berpotensi menyebabkan masalah serius bagi kesehatan.

Klarifikasi dari Dokter Spesialis

Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya, Dokter Spesialis Penyakit Dalam asal Banjarmasin, dr. Hamidah, bersama Dokter Spesialis Andrologi dan influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo, menegaskan pentingnya untuk tidak mengabaikan masalah ini. Menurut penjelasan dr. Hamidah, proses buang air kecil melibatkan beberapa organ penting seperti ginjal, saluran kemih, dan kandung kemih yang berperan sebagai penampung sementara sebelum urine dikeluarkan dari tubuh.

Dr. Hamidah menjelaskan, “Jadi untuk mekanisme kencing itu, yang pertama harus ada ginjal yang normal, kemudian ada saluran ginjal yang menuju ke kandung kemih, nanti dari kandung kemih baru dikeluarkan kencingnya secara normal.” Hal ini menunjukkan betapa pentingnya proses buang air kecil tanpa adanya penundaan yang berlebihan.

Menahan kencing dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan penumpukan bakteri di kandung kemih dan risiko infeksi saluran kemih. Selain itu, tekanan urine yang tertahan juga dapat memberikan beban ekstra pada ginjal dan menyebabkan gangguan pada fungsi organ tersebut.

Saran dan Rekomendasi

Mengingat pentingnya kesehatan ginjal dan saluran kemih, penting bagi setiap individu untuk tidak mengabaikan kebutuhan tubuh saat ingin buang air kecil. Jika ada kebiasaan menahan kencing, mulailah untuk mengubah pola pikir dan segera periksakan diri ke dokter jika diperlukan. Kesehatan adalah aspek yang tidak boleh diabaikan demi menjaga kualitas hidup yang optimal.

Source link

Semua Berita

Mad Doctor War God: Kisah Warisan Misterius yang Membawa Perubahan

Mad Doctor War God: Kisah Warisan Misterius yang Mengubah Hidup Pemuda miskin dengan kehidupan biasa mendadak mengalami perubahan tak terduga dalam "Mad Doctor War God". Cerita menarik ini dihadirkan dalam format short drama yang praktis dan mudah diakses melalui aplikasi...

Itu Hak Anak, Bukan Mantan: Mengapa Perlindungan Anak Harus Diprioritaskan

Ruben Onsu Minta Audit Nafkah Anak Rp263 Juta per Bulan Ruben Onsu membuat pernyataan mengejutkan terkait nafkah anak pasca-perceraian dengan Sarwendah. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan perlunya audit transparan terhadap uang ratusan juta rupiah yang disetorkan setiap bulan untuk...

Koko Gembul: Sukses Sebagai Food Vlogger di TikTok

Koko Gembul: Sukses Berkat Konten Kuliner di Media Sosial Kisah perjalanan Chiho atau lebih dikenal dengan Koko Gembul di dunia kreator konten membuktikan bahwa terkadang kesuksesan datang secara tak terduga. Meskipun tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang food vlogger, Koko...

Kategori Berita