Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomeBeritaGempa NTT M...

Gempa NTT M 7,7: Ratusan BTS Lumpuh, Daerah Terdampak

Kementerian Komunikasi dan Digital: Pemantauan dan Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Pasca Gempa NTT

Pada tanggal 15 Agustus 2026, gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 05.58 WITA. Sebanyak 200 site atau BTS dari 10 kabupaten dan kota terdampak, dengan 16,35 persen BTS mengalami gangguan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama operator seluler terus melakukan pemantauan dan pemulihan jaringan telekomunikasi.

Operator Seluler Terdampak

Telkomsel, XLsmart, dan Indosat dilaporkan mengalami dampak pada jaringan telekomunikasi pasca gempa NTT. Telkomsel mengalami gangguan pasokan listrik, XLsmart terganggu terutama di wilayah dekat pusat gempa, dan Indosat masih dalam pemantauan intensif.

Infrastruktur Telekomunikasi Terdampak

Pasokan listrik dan jaringan transmisi menjadi penyebab gangguan pada infrastruktur telekomunikasi. Berdasarkan koordinasi dengan operator seluler, berikut adalah rincian kondisi infrastruktur telekomunikasi di beberapa kabupaten di NTT:

  • Kabupaten Sikka: 51 site/BTS terdampak dari 192 BTS eksisting (26,56%)
  • Kabupaten Ende: 31 site/BTS terdampak dari 118 BTS eksisting (26,27%)
  • Kabupaten Flores Timur: 26 site/BTS terdampak dari 161 BTS eksisting (16,15%)
  • Kabupaten Manggarai: 22 site/BTS terdampak dari 150 BTS eksisting (14,67%)
  • Kabupaten lainnya

Dengan total 200 site/BTS terdampak, Kabupaten Sikka menjadi wilayah terdampak terbanyak diikuti oleh Kabupaten Ende dan Kabupaten Flores Timur. Komdigi terus memantau dan berkoordinasi untuk memastikan gangguan segera ditangani demi keselamatan petugas dan akses publik terhadap layanan telekomunikasi.

Source link

Semua Berita

Ekstasi 9 Kg Disita dalam Serbuan Narkoba Internasional

Penangkapan Jaringan Narkoba Internasional di Makassar Pada Sabtu, 5 September 2026, Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional. Mereka menemukan barang bukti sabu sebanyak 9 kg dan puluhan ribu butir ekstasi. Kepala Satresnarkoba...

17 Penerbangan Batal Akibat Kabut Asap, Bandara Supadio Kembali Normal

Bandara Supadio Kembali Normal Setelah Karhutla Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB Bandara Supadio Kembali Normal Pasca Gangguan Karhutla Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, akhirnya mulai kembali normal setelah sebelumnya terganggu oleh kabut asap akibat kebakaran...

Ancaman Pandemi Baru: Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Indonesia Siap Hadapi Potensi Pandemi Baru dengan Strategi Vaksin dalam 100 Hari Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan munculnya pandemi baru di masa depan. Fokus utamanya adalah mempercepat pengembangan vaksin agar dapat diproduksi dalam skala besar hanya dalam...

Kategori Berita