Wayan Sudirta: Peringatan HUT ke-81 RI Harus Jadi Evaluasi Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran
Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, menyoroti sejauh mana Indonesia sudah mencapai kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran dalam perjalanan 81 tahun merdeka.
Peringatan HUT ke-81 RI sebagai Evaluasi Bangsa
Menurut Wayan, tema peringatan HUT ke-81 Indonesia dengan slogan “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus lebih dari sekadar perayaan seremonial. Hal ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk mengevaluasi secara kritis perjalanan bangsa.
Ia mempertanyakan apakah tema tersebut telah dihayati oleh 280 juta penduduk Indonesia atau hanya sebagai slogan tahunan yang kosong. Wayan berpendapat bahwa kemerdekaan bukanlah tujuan akhir, tetapi adalah awal dari proses pembangunan peradaban bangsa.
Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
Wayan melihat bahwa bentuk perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan telah berubah. Musuh bangsa saat ini bukan hanya berasal dari luar negeri, tetapi juga lahir dari dalam negeri sendiri. Mereka bersembunyi di balik kekuasaan, menggunakan regulasi untuk kepentingan sendiri, dan merugikan negara serta rakyat.
Pentingnya melawan egoisme sektoral, kebodohan terstruktur, korupsi, dan pengkhianatan terhadap konstitusi merupakan upaya dalam mempertahankan kemerdekaan. Kedaulatan, menurut Wayan, saat ini sangat diuji oleh dominasi korporasi multinasional yang merugikan rakyat dan lingkungan.
Pentingnya Keadilan dan Kemakmuran
Dari segi kemakmuran, Wayan menekankan bahwa indikator kesejahteraan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari pemerataan akses terhadap keadilan hukum dan ekonomi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa tidak ada monopoli dalam akses terhadap sumber daya dan keadilan.
Demikianlah pandangan yang disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, terkait peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Semoga evaluasi ini dapat membawa perubahan positif bagi kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran bangsa Indonesia ke depan.

