Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaCara Bedakan Meterai...

Cara Bedakan Meterai Asli vs Palsu dengan Air Liur







Sindikat Materai Palsu Dibongkar, 3,4 Juta Keping Disita hingga Negara Terancam Rugi Rp1 Triliun

Sindikat Produksi Materai Palsu Terbongkar, Negara Berpotensi Rugi Rp1 Triliun

Membuat Perbedaan: Materai Asli dan Palsu

Polda Metro Jaya memperkenalkan cara simpel bagi masyarakat untuk membedakan materai asli dengan yang palsu. Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Anton Hermawan, menyoroti kemiripan tinggi materai palsu yang dapat merugikan negara hingga Rp1 triliun.

Menurut Anton, pengujian sederhana dapat dilakukan dengan membasahi bagian belakang kertas materai dengan air atau air liur. Jika materai palsu, air atau air liur tidak akan menempel, karena bahan kertasnya berbeda dengan asli.

Proses Produksi Materai Palsu

Meski meterai palsu terlihat serupa, ada perbedaan mendasar dalam fitur keamanan hologram. Anton menjelaskan bahwa saat diperiksa dengan sinar ultraviolet, materai asli akan berpendar, sedangkan materai palsu tidak akan berpendar.

Selama penyitaan, petugas berhasil menyita seluruh bahan baku dan lembaran kertas yang berpotensi menciptakan kerugian negara sebesar Rp1 triliun jika telah beredar luas. Sindikat pembuat dan pengedar materai palsu ini berhasil dibongkar oleh Polda Metro Jaya bersama Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.

Operasi Penindakan Berskala Besar

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan komitmen kepolisian dalam melindungi penerimaan negara dengan memutus rantai kejahatan pemalsuan materai. Operasi penindakan dilakukan secara masif selama 24 Juni hingga 2 Juli 2026 di lima wilayah hukum.

Sumber: VIVA


Source link

Semua Berita

Pengedar Ganja Ditangkap di Biak Papua, Polisi Sita 1 Kg

Dua Pengedar Ganja Ditangkap di Pelabuhan Biak dengan 1 Kg Barang Bukti Pada Sabtu, 12 September 2026, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga sebagai penyelundup dan pengedar ganja di Pelabuhan Biak. Kedua tersangka tersebut...

Pusat Data dan Sistem Pembayaran Kini Menjadi Bagian dari Ketahanan Pertahanan

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Wapres Gibran Minta Maaf: Jenguk Korban Keracunan MBG Karo

Wapres Gibran Raka Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Karo Wapres Gibran Raka Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Sumatra Utara Pada Jumat, 11 September 2026, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi siswa yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis...

Kategori Berita